Aplikasi Lapis Satu BPS Kabupaten Madiun Jadi Solusi Anti Ribet Masyarakat
- 02 Jul 2026 14:44 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Langkah praktis dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat diwujudkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun melalui aplikasi Lapis Satu. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan angka literasi digital masyarakat melalui penyederhanaan akses informasi.
BPS memperkenalkan aplikasi pintar Lapis Satu yang secara masif merombak sistem pencarian data statistik daerah menjadi jauh lebih praktis. Kehadiran inovasi ini menjadi angin segar bagi para akademisi, peneliti, hingga pelaku usaha lokal yang selama ini kerap kesulitan memilah tumpukan data dokumen publikasi di situs web konvensional.
Kepala BPS Kabupaten Madiun Wisma Eka Nurcahyanti mengungkapkan, salah satu keunggulan dari aplikasi ini adalah fitur pencarian berbasis kata kunci pintar yang langsung memunculkan indeks data historis secara instan. Berdasarkan evaluasi riwayat pencarian publik, terdapat beberapa rumpun informasi utama yang paling mendominasi ketertarikan warga di Kabupaten Madiun.
"Nah, kalau di Kabupaten Madiun, data yang paling banyak diakses itu biasanya tentang kemiskinan, pengangguran, pertumbuhan ekonomi, dan IPM atau Indeks Pembangunan Manusia," kata Wisma, kemarin.
Kemudahan navigasi ini sengaja dihadirkan untuk menanggulangi kendala psikologis masyarakat yang seringkali merasa enggan atau bingung saat dihadapkan pada tampilan lembar data statistik yang rumit. Dengan format yang diperbarui di aplikasi Lapis Satu, warga kini hanya perlu mengetik topik spesifik untuk memunculkan rangkaian tabel data runtun waktu (series data).
Pola ini memangkas waktu pencarian secara signifikan dibandingkan metode konvensional yang mengharuskan pengguna membaca puluhan halaman pengantar terlebih dahulu. Selain penyajian angka-angka indikator pembangunan makro daerah, menurut Elisabet Tri Laksmi SST., MM., Pranata Komputer Ahli Muda BPS Kabupaten Madiun, aplikasi ini menyematkan menu interaksi langsung.
Pengguna difasilitasi dengan opsi konsultasi daring secara tatap muka virtual tanpa perlu meluangkan waktu datang langsung ke kantor fisik BPS.
"Kebanyakan itu memanfaatkan menu konsultasi. Di dalam menu tersebut, masyarakat bisa mengajukan konsultasi online via Zoom. Atau bisa juga langsung terintegrasi mengontak WhatsApp nomor PESILAT kami," tutur Elizabeth Trilaksmi.
Sisi menarik lain yang menjadi perhatian khusus kaum muda dalam aplikasi Lapis Satu adalah digitalisasi penuh terhadap prosedur pendaftaran program praktik kerja lapangan atau magang. Fitur ini dirancang khusus untuk mempermudah kalangan siswa SMK dan mahasiswa aktif dalam memantau kuota serta mengirimkan draf administrasi pengajuan magang secara berkala. /
Hal ini memperjelas kedudukan BPS Kabupaten Madiun yang tidak sekadar berfungsi sebagai lembaga pencatat angka, melainkan juga ruang edukasi yang inklusif. Melalui perluasan platform ke sistem operasi Android, BPS Kabupaten Madiun optimis aplikasi lokal ini mampu mempercepat penyebaran informasi yang valid dan meminimalisasi potensi hoaks data di tengah masyarakat.
Kemudahan akses yang ditawarkan diharapkan menjadi standar baru bagi digitalisasi pelayanan instansi publik lainnya di wilayah Madiun dan sekitarnya. Elizabeth menegaskan, aksesibilitas aplikasi ini dengan menyatakan,
"Aplikasi ini spesial kami dedikasikan untuk masyarakat Kabupaten Madiun. Tapi, bagi masyarakat luar Kabupaten Madiun pun tentu sangat bisa menggunakannya untuk mencari data kami, “ tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....