Empat Kebakaran Terjadi, Satpol PP dan Damkar Imbau Warga Lebih Waspada

  • 19 Jun 2026 10:20 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Madiun. Kali ini, api menghanguskan dapur rumah milik warga di Gang Sarean, Jalan Ciliwung, Kelurahan Taman, Selasa (16/6/2026) dini hari. Insiden tersebut diduga dipicu lebocoran gas di area dapur pemilik rumah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun, Agus Purwo Widagdo, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB setelah petugas melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi,” ujarnya.

Menurut Agus, titik api berpusat di area dapur rumah korban. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, seluruh bagian dapur mengalami kerusakan akibat dilalap si jago merah. Peristiwa di Jalan Ciliwung menambah daftar kejadian kebakaran yang terjadi di Kota Madiun sepanjang Juni 2026.

Insiden tersebut tercatat sebagai kebakaran keempat yang terjadi dalam rentang waktu berdekatan. Sebelumnya, pada 10 Juni 2026, kebakaran dapur juga terjadi di rumah warga di Jalan Bina Jaya, Kelurahan Rejomulyo.

Pada hari yang sama, satu ruangan rumah milik warga di Jalan Indragiri, Kelurahan Pandean, juga hangus terbakar. Selain itu, kebakaran turut terjadi di ruang server CCTV Dinas Perhubungan Kota Madiun pada 13 Juni 2026.

Peristiwa yang diduga dipicu adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Menanggapi meningkatnya kasus kebakaran tersebut, Agus mengatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran.

Ia mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah. Masyarakat diminta memastikan kompor dalam kondisi mati, regulator gas telah dilepas dengan aman, serta instalasi listrik berada dalam kondisi baik.

“Mayoritas kebakaran yang terjadi dipicu oleh kelalaian penggunaan kompor, kebocoran gas, maupun korsleting listrik. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dan rutin melakukan pengecekan sebelum meninggalkan rumah,” kata Agus.

Pemerintah Kota Madiun berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran dapat menekan jumlah kejadian serupa yang belakangan terjadi secara beruntun di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....