Rawan Kebakaran, Damkar Ngawi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

  • 02 Agt 2026 08:51 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, NGAWI — Pembakaran sampah sembarangan hingga korsleting listrik rawan menimbulkan terlebih saat musim kemarau. Hingga akhir Juli 2026, pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Ngawi mencatat sebanyak 66 kasus kebakaran yang didominasi oleh area pemukiman dan lahan kering.

Kepala Bidang (Kabid) Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ngawi, Ismail Munaroh Roy, merinci dari total 66 kejadian tersebut, kebakaran lahan menduduki posisi tertinggi dengan 22 kasus, disusul rumah dan dapur sebanyak 16 kasus.

"Penyebab terjadi yang kebakaran itu memang rata-rata paling banyak itu terjadi di rumah 16 kasus karena kelalaian dari pemilik rumah atau juga dari konsleting listrik. Kemudian yang kasus yang kedua yang paling banyak itu adalah kebakaran lahan, itu juga karena kelalaian. Jadi misalnya membakar sampah sembarangan," terang Ismail.

Menurut Ismail, maraknya kebakaran rumah mayoritas dipicu oleh kelalaian pemilik bangunan serta adanya korsleting pada instalasi listrik. Sementara untuk kebakaran lahan, tingginya angka kejadian disebabkan oleh kebiasaan warga membakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok tanpa dipadamkan terlebih dahulu, yang kemudian tersulut oleh cuaca terik ekstrem.

Saking tingginya frekuensi kejadian di tengah musim kemarau ini, tim pemadam kebakaran bahkan pernah harus berjibaku menangani hingga lima lokasi kebakaran terpisah dalam satu hari.

"Untuk sementara ini, paling banyak dalam sehari kami pernah menangani sampai 5 kejadian kebakaran sekaligus," ungkapnya.

Menanggapi situasi ini, pihak Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Ngawi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan atau sampah di area terbuka secara sembarangan, pastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang, serta selalu memeriksa kelayakan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah potensi korsleting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....