BPBD Kota Madiun Siapkan 10 Tandon Air, Antisipasi Dampak Musim Kemarau

  • 12 Jun 2026 02:49 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — BPBD Kota Madiun menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi dampak musim kemarau.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Madiun, M. Yusuf Asmadi, menyampaikan Kelurahan Pilangbango, Tawangrejo dan Kelun menjadi wilayah yang relatif rawan terkena bencana saat musim penghujan. Sementara pada musim kemarau, kondisi wilayah Kota Madiun masih relatif aman. Meski demikian, Yusuf menegaskan pihaknya tetap siaga.

"Kalau untuk musim kemarau ini Kota Madiun relatif aman. Insyaallah selama ini tidak ada bencana kekeringan di Kota Madiun. Tetapi kita tetap harus bersiapsiaga," ujar Yusuf, Kamis 11 Juni 2026.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, warga di Kelurahan Tawangrejo dan Kelun pernah mengalami kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau. Karena itu, Yusuf menyebut BPBD Kota Madiun telah menyiapkan lebih dari 10 tangki atau tandon air serta mekanisme distribusi air bersih apabila terdapat wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air.

"BPBD sudah bersiap. Kita menyiapkan tangki-tangki air seperti tahun kemarin di wilayah Kelurahan Kelun. Kita siapkan tangki air dan juga mendistribusikan air yang sekiranya nanti dibutuhkan oleh warga setempat," katanya.

Lebih lanjut, Yusuf menilai ancaman yang juga perlu diwaspadai selama musim kemarau adalah kebakaran. Oleh sebab itu, BPBD Kota Madiun akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan turut mencegah potensi kebakaran saat cuaca kering.

"Tentunya saat musim kemarau yang sering muncul adalah bencana kebakaran. Nah, itu yang akan kita sosialisasikan kepada masyarakat supaya terhindar dari terjadinya bencana kebakaran," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....