Haji dan Pesan Kesetaran Manusia

  • 31 Mei 2026 18:33 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual bagi umat Islam, tetapi juga mengandung pesan kuat tentang kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT. Hal tersebut disampaikan Ustadz Santoso, S.Ag., M.M. saat menjadi narasumber dalam acara Mutiara Pagi di PRO 1 RRI Madiun, Minggu 31 Mei 2026.

Menurut Ustadz Santoso, simbol kesetaraan dalam ibadah haji sudah terlihat sejak jamaah mengenakan pakaian ihram. Pakaian sederhana berwarna putih itu menjadi tanda bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Sang Pencipta.

"Ibadah haji itu mulai dari pakaian ihram. Itu adalah simbol kesetaraan yang menghilangkan segala hal seperti pangkat dan jabatan, juga status sosial. Baik pegawai negeri atau swasta, kaya atau miskin, semuanya melebur menjadi satu, menghilangkan status egoisnya sebelum bulan haji datang," ujar Ustadz Santoso.

Ia menjelaskan, ketika mengenakan ihram, tidak ada lagi perbedaan yang tampak di antara jamaah. Seluruh umat berdiri sejajar, menjalankan rangkaian ibadah dengan tujuan yang sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, Ustadz Santoso mengingatkan umat Islam untuk selalu menghayati pesan Rasulullah SAW yang disampaikan dalam khutbah beliau. Pesan tersebut menegaskan bahwa tidak ada keunggulan seseorang atas orang lain berdasarkan suku, bangsa, maupun warna kulit.

"Kita juga harus selalu ingat pesan Baginda Rasulullah saat khutbah beliau. Nabi mengatakan bahwa tidak ada keistimewaan bagi orang Arab terhadap orang 'Ajam (non-Arab), dan tidak ada keistimewaan orang bukan Arab terhadap orang Arab. Tidak ada juga keistimewaan bagi orang berkulit merah terhadap orang berkulit hitam, maupun orang berkulit hitam terhadap orang berkulit merah. Yang membedakannya hanyalah ketakwaan kepada Allah SWT," tambahnya.

Melalui ibadah haji, umat Islam diajak untuk menanggalkan segala bentuk kesombongan dan perbedaan duniawi. Nilai-nilai kesetaraan, persaudaraan, serta ketakwaan menjadi pesan utama yang harus dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, haji bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga sarana pembelajaran tentang pentingnya menghormati sesama manusia tanpa memandang status sosial, jabatan, suku, ras, maupun latar belakang kehidupan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....