Vitamin A dan PMT Balita di Kota Madiun Kembali Diberikan, Target Cakupan 100 Persen

  • 18 Agt 2026 13:19 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun – Pemberian vitamin A dan Program Makan Tambahan (PMT) lokal bagi balita di Kota Madiun kembali digencarkan. Memasuki Agustus, program penunjang kesehatan tersebut ditargetkan mampu mencapai cakupan 100 persen.

Secara simbolis, kegiatan Gerakan Balita Sehat Menuju Generasi Emas dengan Pemberian Vitamin A dan PMT Lokal itu, digelar di Wisma Haji Kota Madiun, Senin, 18 Agustus 2026. Sekitar 120 balita bersama orang tuanya mengikuti kegiatan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengatakan, pemberian vitamin A merupakan program rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni setiap Februari dan Agustus.

"Pada Februari kemarin capaiannya sekitar 98 persen. Untuk Agustus ini harapannya bisa 100 persen," ujarnya.

Menurut Soeko, pemberian vitamin A menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Program tersebut juga mendukung target pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kota Madiun dr Wahyu Hetty Darmawati, M.Mkes menuturkan, pemberian vitamin A dan PMT lokal merupakan program pemerintah yang ditujukan bagi bayi dan balita hingga usia lima tahun.

Vitamin A diberikan dua kali dalam setahun, yakni pada Februari dan Agustus. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan Dinkes PP dan KB Kota Madiun untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya vitamin A dan pemanfaatan PMT lokal.

"Harapannya, ibu-ibu yang hadir bisa menularkan ilmu dan memberikan pemahaman kepada ibu-ibu lainnya mengenai pentingnya vitamin A dan PMT lokal," katanya.

Wahyu menambahkan, kegiatan tersebut tidak sekadar mengejar cakupan pemberian vitamin A. Pemkot Madiun juga mendorong peningkatan kunjungan masyarakat ke posyandu, pemberian obat cacing, serta pemanfaatan PMT lokal secara maksimal.

"Pada Februari kemarin kami mencapai 98 persen. Memang masih ada PR besar untuk mencapai 100 persen," ujarnya.

Hingga Agustus ini, cakupan pemberian vitamin A di Kota Madiun telah berada di kisaran 30–40 persen. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di masing-masing kelurahan.

Saat ini, Kota Madiun memiliki 256 Posyandu ILP. Sejak 1 Agustus, petugas telah bergerak memberikan vitamin A, obat cacing, sekaligus edukasi mengenai PMT lokal.

"Pelaksanaannya mengikuti jadwal Posyandu ILP masing-masing di kelurahan," kata Wahyu.

Dia menyebut, capaian pemberian vitamin A pada 2025 juga masih bervariasi antar-puskesmas. Sejumlah puskesmas telah mencapai 100 persen, sedangkan lainnya berada pada kisaran 98–99 persen.

Pemkot Madiun berharap percepatan program selama Agustus dapat mendongkrak cakupan hingga 100 persen. Dengan begitu, upaya menjaga kesehatan dan tumbuh kembang balita sebagai bagian dari persiapan generasi emas dapat berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....