Puluhan warga Ngawi Berburu Bahan Pangan Murah di Gerakan Pangan Murah
- 07 Mei 2026 21:18 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi – Puluhan warga berburu bahan pangan murah di Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Kamis 7 Mei 2026. Kegiatan diinisiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.
Ketua Tim Kerja Distribusi Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Endah Nurosusanti, menyampaikan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas harga. Kegiatan juga untuk menjaga stabilitas pasokan pangan.
Dalam kegiatan tersebut, beras SPHP dijual Rp55 ribu per lima kilogram, minyak goreng Rp15 ribu per kemasan 850 mililiter, gula dijual Rp15 ribu per kilogram, dan telur dijual Rp24.500 per kilogram. Selisih mencapai Rp2.000 per komoditas dibawah harga pasaran.
“Gerakan pangan murah ini untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” kata Endah.
Terkait tidak tersedianya Minyakita, Endah menjelaskan distribusi minyak subsidi tersebut menjadi kewenangan Bulog. Dalam kegiatan kali ini, panitia hanya menyediakan minyak goreng nonsubsidi dari merek lain.
“Untuk Minyakita kewenangannya ada di Bulog. Dalam kegiatan ini kami memang tidak menyediakan Minyakita,” tandasnya.
Salah satu warga, Anita Purwati, mengaku sengaja datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Anita membeli sejumlah bahan pangan. Antaralain telur, terigu, bawang, minyak dan gula. Namun, ia kecewa karena Minyakita yang dicari tidak tersedia. “Kalau di pasar barangnya langka dan harganya mahal. Saya kira di sini ada Minyakita, ternyata tidak ada,” ujarnya.
Meski begitu, Anita tetap mengapresiasi kegiatan tersebut karena beberapa komoditas dijual lebih murah dibandingkan harga pasar, terutama telur ayam. “Kalau di pasar telur sampai Rp27 ribu, di sini Rp24.500 per kilogram,” ucapnya.
Stok komoditas pangan yang dijual antaralain satu ton beras SPHP, 500 kilogram gula, 200 kilogram telur, 10 dus atau sekitar 120 kemasan minyak goring, 80 kilogram bawang merah dan putih, serta cabai rawit dan cabai besar masing-masing 15 kilogram.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....