Keutamaan Silaturahim dan Saling Memaafkan, Kunci Kehidupan Harmonis

  • 02 Apr 2026 22:58 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Momentum Idul fitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat silaturahim dan saling memaafkan. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Santoso dalam siaran Mutiara Pagi RRI Madiun yang mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antar sesama manusia.

Ustadz Santoso menegaskan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial.

“Manusia ini adalah makhluk relation, artinya makhluk sosial. Tidak ada manusia yang bisa mencapai kebahagiaan dengan hidup sendirian tanpa bersosial,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam ajaran Islam, hubungan antar manusia atau hablumminannas memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis. Oleh karena itu, silaturahim menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan.

Lebih lanjut, ia mengutip hadis Rasulullah Muhammad SAW, 'Man ahabba an yubsaṭa lahu fi rizqihi wa yunsa’a lahu fi atharihi fal yaṣil raḥimahu' yang artinya, barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.

Menurutnya, silaturahim tidak hanya terbatas pada keluarga inti, tetapi juga mencakup keluarga jauh, tetangga, rekan kerja, hingga seluruh lingkungan sosial.

“Silaturahim kepada orang banyak, baik keluarga dekat maupun jauh, tetangga, hingga teman sekerja dan karyawan, semuanya memiliki nilai ibadah,” tambahnya.

Selain itu, tradisi saling memaafkan saat Lebaran juga menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan tersebut. Dengan saling memaafkan, hati menjadi bersih dari rasa dendam dan permusuhan, sehingga tercipta kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Ustadz Santoso juga mengingatkan bahwa menjaga silaturahim dan memaafkan bukan hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga mendatangkan keberkahan dari Allah SWT, baik dalam bentuk rezeki yang dilapangkan maupun umur yang penuh keberkahan.

Ia berharap, semangat silaturahim dan saling memaafkan tidak hanya dilakukan saat Idul Fitri, tetapi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Inilah yang akan menjadikan kita pribadi yang lebih baik, bertakwa, dan memiliki akhlak mulia,” jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....