BMKG Juanda: Siklon Narelle Akan Melemah dalam 2–3 Hari ke Depan
- 27 Mar 2026 11:51 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Fenomena Siklon Narelle masih berpotensi memberikan dampak terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah, meskipun tidak tergolong ekstrem. Prakirawan BMKG Juanda, Fery dalam dialog singkat informasi cuaca Programa 1 RRI Madiun pagi ini, Jumat (27/3), menyampaikan bahwa pengaruh siklon ini tetap perlu diwaspadai oleh masyarakat, terutama terkait perubahan pola angin dan potensi cuaca buruk ringan.
Menurut Fery, dampak yang dirasakan saat ini memang tidak sebesar sebelumnya. Namun demikian, keberadaan Siklon Narelle tetap memicu perubahan dinamika atmosfer yang dapat memengaruhi kondisi cuaca harian, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan.
“ Yang paling terlihat terutama ini, karena dia ada low pressure (tekanan rendah), jadi untuk anginnya cenderung dari arah utara atau barat laut ke arah Selatan, “ ungkapnya. Angin cenderung bergerak dari arah utara atau barat laut menuju selatan, yang dapat memicu peningkatan kecepatan angin di beberapa daerah.
Selain itu, potensi terjadinya angin kencang atau ekstrem masih mungkin terjadi, meski intensitasnya tidak sebesar beberapa waktu lalu. Kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah pesisir.
BMKG memperkirakan pengaruh Siklon Narel tidak akan berlangsung lama. “Ya, kalau dari perkiraannya, 2-3 hari ke depan kemungkinan sudah melemah untuk Siklon Narelle nya. Jadi untuk potensi dari dampak Siklon Narel-nya kemungkinan sudah mengecil”. Tutur Feri. Dalam 2 hingga 3 hari ke depan, siklon ini diprediksi akan melemah sehingga dampaknya terhadap cuaca juga akan semakin berkurang. Dengan melemahnya sistem ini, kondisi atmosfer diperkirakan kembali lebih stabil., Mbak, atau berkurang
Sebagai informasi, siklon tropis seperti Siklon Narelle merupakan sistem badai yang terbentuk di atas perairan hangat dengan pusat tekanan rendah, disertai pergerakan angin berputar dan berpotensi menimbulkan hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi. Oleh karena itu, meskipun dampaknya tidak signifikan, masyarakat tetap diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....