PT Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji 3 Kg Aman saat Idul Fitri

  • 19 Mar 2026 17:28 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok elpiji 3 kg bersubsidi atau tabung melon tidak mengalami kelangkaan terutama pada momentum Idul Fitri. Itu setelah adanya penambahan sebanyak 237 persen dibanding rata-rata harian.

Sales Branch Manager (SBM) Kediri VI Gas PT Pertamina Patra Niaga, Gatot Subroto mengatakan, penambahan pasokan elpiji bersubsidi itu dilakukan secara bertahap. Di Bumi Reog, pasokan gas melon ditambah mulai 19 dan 22 Maret 2026.

Jika rata-rata harian digelontor sebanyak 29.820 tabung, pada hari raya Idul Fitri ini ada penambahan pasokan sebanyak 70.560 tabung. Karena itu ia meminta masyarakat tidak panik.

"Sudah mulai kita tambahkan harapannya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Masyarakat nggak usah panik karena sudah kita droping di masing-masing pangkalan," ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Gatot menjelaskan, sesuai aturan pemerintah daerah, harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kg yakni Rp18 ribu per tabung. Adapun harga di tingkat pengecer atau toko kelontong, bukan kewenangan Pertamina.

"Makanya kita imbau masyarakat belinya di pangkalan resmi Pertamina supaya harganya sesuai HET yaitu Rp18 ribu. Jika ada konsumen beli di pangkalan melebihi HET, bisa berkoordinasi dengan pemda atay kami langi, nanti akan kami tindaklanjuti," jelasnya.

Gatot menyarankan masyarakat untuk segera menginformasikan ke Pertamina jika menemukan ada pangkalan nakal. Artinya, menjual gas melon di atas HET, maupun adanya indikasi penimbunan.

"Kalau ada pangkalan yang ada stoknya tapi tidak menjual, infokan saja ke kami. Dan kami sudah sampaikan juga bahwa harganya harus sesuai dengan HET," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....