Dinkes Kota Madiun Bina Pedagang Takjil lewat Sidak dan Uji Sampel Makanan
- 10 Mar 2026 15:04 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun bersama Dinkes Provinsi Jawa Timur melakukan sidak takjil di kawasan Bantaran Kota Madiun, Senin 9 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan.
Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes PPKB Kota Madiun, Retno Dwi Wahyuni mengatakan sidak tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi para pedagang. Melalui pengambilan dan pengujian sampel makanan, pedagang diharapkan semakin memahami pentingnya penggunaan bahan pangan yang aman.
“Pembinaan salah satunya seperti ini, melalui pengambilan sampel makanan. Jadi selain untuk pemeriksaan, kegiatan ini juga sekaligus menjadi pembinaan kepada pelaku usaha,” ujarnya.
Retno menjelaskan pembinaan terhadap pelaku usaha makanan sebenarnya telah dilakukan secara rutin oleh puskesmas di wilayah Kota Madiun. Pedagang yang telah mengikuti pembinaan biasanya diberikan stiker sebagai tanda bahwa usahanya telah mendapatkan pendampingan terkait keamanan pangan.
“Kalau UMKM yang sudah rutin dibina oleh teman-teman puskesmas biasanya diberikan stiker tanda sudah dibina. Contohnya seperti yang ada di Sleko Food Court,” jelasnya.
Ia menambahkan sebagian pedagang takjil yang berjualan di Kota Madiun berasal dari luar daerah. Meski demikian, pembinaan tetap dilakukan karena makanan yang dijual, dikonsumsi oleh masyarakat Kota Madiun.
“Alhamdulillah dari provinsi ada sehingga mereka bisa menghubungkan. Karena kebanyakan tadi pedagangnya dari kabupaten, jadi bisa dilakukan pembinaan lintas kabupaten dan kota,” tambahnya.
Retno juga mengimbau pedagang untuk menjaga sanitasi dan higienitas makanan. Menurutnya keamanan pangan tidak hanya dinilai dari tampilan makanan, tetapi juga dari proses produksi, penggunaan bahan tambahan pangan yang aman, kebersihan peralatan, hingga cara pengolahan dan penyajian makanan.
Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mudah tertarik pada tampilan makanan yang terlalu mencolok. Masyarakat diminta lebih waspada saat memilih takjil agar makanan yang dikonsumsi tidak hanya menarik, tetapi juga aman bagi kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....