Angin Kencang Tumbangkan Pohon di 4 Titik Kota Madiun, Warga Diimbau Waspada
- 09 Mar 2026 10:09 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Angin kencang yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB pada Minggu 8 Maret 2026 menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik di Kota Madiun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun mencatat sedikitnya empat laporan pohon tumbang pada hari yang sama. Lokasinya berada di Jalan TGP Oro-oro Ombo, Jalan Wonoasri Kelurahan Pilangbango, Jalan Dawuhan Kelurahan Banjarejo, serta di area Makam Eyang Pingi Kelurahan Kanigoro.
Salah seorang warga Jalan Wonoasri, Yulianti, mengatakan pohon yang berada di depan kiosnya tumbang setelah diterpa angin kencang yang terjadi saat gerimis. Ia menambahkan sebelum tumbang, pohon tersebut perlahan bergerak menjorok ke arah jalan hingga hampir menimpa pengendara motor yang melintas. Beruntung, pengendara yang berboncengan itu dapat menghindar karena pohon roboh secara perlahan.
“Tiba-tiba pohonnya bergerak menjorok ke jalan. Tadi ada ibu-ibu berboncengan motor hampir tertimpa, tapi tidak sampai terkena. Pohonnya roboh pelan-pelan,” ujarnya.
Petugas dari BPBD, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta warga sekitar segera melakukan pembersihan pohon yang tumbang sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.
Sementara itu, penanganan pohon tumbang di Jalan TGP Oro-oro Ombo memerlukan bantuan petugas PLN karena pohon mangga yang roboh menimpa kabel listrik dan kabel milik penyedia layanan internet.
Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, mengatakan petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti senso, parang, serta truk crane dari Dinas Perkim untuk mengevakuasi pohon yang tumbang.
Ia pun mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan.
“Imbauan kepada masyarakat, sebagaimana surat edaran dari Kepala BNPB, untuk 10 hari ke depan ada angin El Nino yang disinyalir dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, puting beliung, maupun hujan deras disertai angin,” kata Heter.
Heter memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang tersebut.
Lebih lanjut, Heter mengingatkan warga Kota Madiun agar berhati-hati ketika berada di jalan saat terjadi angin kencang. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan sekitar dan melakukan pemangkasan pohon di pekarangan yang berpotensi tumbang.
Selain itu masyarakat diminta melaporkan apabila terdapat pohon di tepi jalan yang dinilai membahayakan agar dapat segera ditangani oleh instansi terkait.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....