DKPP Kota Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Idul Fitri

  • 08 Mar 2026 16:31 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di depan Kantor Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Minggu 8 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian GPM yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Madiun menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, mengatakan program tersebut bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Kalau tujuannya kita untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan menghadapi bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri agar harga terjangkau oleh masyarakat,” ujar Sumini.

Sumini menjelaskan dalam pelaksanaan GPM, DKPP bekerja sama dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Madiun. Sejumlah komoditas bahan pokok yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang hari raya tersedia dalam kegiatan tersebut.

“Hari ini bawa komoditas untuk beras SPHP 100 pak, minyak 600 liter, beras medium 50 pak, beras premium 20 pak, gula 100 kilogram, dan telur 50 kilogram,” jelas Sumini.

Sumini menambahkan GPM rutin yang digelar pemerintah kota tidak menyediakan komoditas cabai rawit. Menurutnya, menjelang Idul Fitri kebutuhan masyarakat umumnya lebih berfokus pada bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur.

“GPM kemarin dari provinsi itu menyediakan cabai rawit. Tapi untuk yang GPM rutin ini tidak menyediakan karena kebutuhan masyarakat menjelang hari raya biasanya beras, minyak, gula, dan telur,” ujarnya.

GPM di Kota Madiun dijadwalkan berlangsung hingga 12 Maret 2026 mendatang. Adapun jadwal GPM selanjutnya pada 9 Maret 2026 di Lapak UMKM Gedongan Kelurahan Manguharjo, 10 Maret 2026 di depan Kantor Kelurahan Oro-Oro Ombo. Kemudian pada 11 Maret 2026 GPM akan dilaksanakan di depan pintu masuk Kampung Jepang Kelurahan Banjarejo, dan 12 Maret 2026 di Lapak UMKM Donopuran Kelurahan Taman.

Lebih lanjut Sumini menegaskan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi aman. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau tidak perlu khawatir serta tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.

“Kemarin sudah disampaikan baik di pusat oleh Kementerian Pertanian maupun tingkat provinsi bahwa stok pangan kita aman. Jadi masyarakat tidak usah ketakutan kalau pangan tidak tersedia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....