Dinas Pertanian Ponorogo Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Idul Fitri

  • 06 Mar 2026 16:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo menggelar gerakan pangan murah (GPM) di halaman kantor setempat, Jum'at (6/3/2026). Tujuannya dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispertahankan Ponorogo, Endah Widuri mengatakan, harga yang dibandrol lebih murah dibanding di pasaran. Sejumlah komoditas yang tersedia dalam GPM di antaranya telur, beras, maupun gula pasir.

"Misalnya telur disini Rp27 ribu per kg, di pasar Rp30 ribu per kg. Kalau beras premium di pasaran itu Rp14.900 per kg, disini Rp13.500 per kg, gula pasir Rp16 ribu per kg. Lalu cabai rawit kita bisa jual Rp80 ribu per kg, sedangkan di pasaran itu masih Rp90 ribu per kg," ujarnya.

GPM tersebut bekerjasama dengan sejumlah mitra. Di antaranya Bulog, RNI, Bank Jatim, serta melibatkan masih-masing kecamatan untuk menyediakan kebutuhan pangan lokal.

"Memang kita sampaikan ke mitra namanya gerakan pangan murah, harganya ya harus murah di bawah harga pasar," terangnya.

Selain telur, beras dan gula, komoditas lainnya yang tersedia yakni beras SPHP dijual Rp11.500 per kg, minyakita Rp15.500 per liter. Kemudian bawang putih Rp26 ribu per kg, bawang merah Rp27 ribu per kg.

"Yang paling banyak (peminatnya.red) ya minyak goreng. Stoknya tadi disediakan 600 liter atau 50 kardus. Bawang merah juga banyak peminatnya, ini sudah turun harga karena mulai panen raya. Kalau telur permintaannya landai," bebernya

Berikutnya paket sembako tebus murah seharga Rp60 ribu. Serta aneka ikan segar, daging sapi, daging kambing, daging ayam, aneka sayur dan buah serta olahan pangan lokal.

"Kalau GPM dari Dinas Pertanian kita laksanakan satu kali. Nanti TPID juga akan melaksanakan kemungkinan di tanggal 16 Maret," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....