Tingkatkan Literasi, SMPN 1 Madiun Miliki Inovasi ‘Sijikung’

  • 18 Okt 2024 15:39 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: SMP Negeri 1 Kota Madiun berupaya meningkatkan literasi siswa. Salah satunya menyiapkan perpustakaan sekolah yang nyaman, dengan fasilitas memadai.

Kepala SMPN 1 Kota Madiun, Esti Nurhayati mengatakan, keberadaan perpustakaan sekolah, sejatinya sangat penting. Yaitu untuk membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

Apalagi menurutnya, perpustakaan merupakan sumber ilmu. Sehingga ia terus berinovasi, agar tingkat kunjungan ke perpustakaan sekolah naik, menandakan bahwa anak didiknya memiliki minat baca yang tinggi.

“Kami punya praktik baik yang inovasinya kami beri nama ‘Sijikung’, akronim dari sistem wajib kunjung. Memang kami jadwalkan bersama tim literasi dan kepala perpustakaan, sehari ada empat kelas yang wajib kunjung, tidak hanya siswa tapi juga gurunya,” ujarnya saat berbincang dengan RRI Madiun pada peringatan Hari Perpustakaan Sekolah Internasional, Jum’at (18/10/2024).

Esti menyatakan, inovasi dicetuskan sejak setahun terakhir itu terbukti efektif, meningkatkan minat baca siswa. Meski durasi per kunjungan dalam satu kelompok hanya 15 menit, siswa dapat membaca buku di tempat maupun meminjamnya.

“Namanya saja kunjungan, boleh membaca disitu, boleh juga dipinjam di bawa pulang,” tambahnya.

SMPN 1 Kota Madiun saat ini memiliki sekitar 5 ribu buku beragam jenis, mulai fiksi dan non-fiksi. Jumlah itu diupayakan bertambah setiap tahunnya, menyesuaikan keinginan siswa dan guru.

Tak puas disitu, ia bersama para guru akan terus berinovasi, agar siswanya mencintai buku ditengah gempuran era digital. Disamping itu, ia berharap, praktik baik itu bisa ditiru oleh sekolah lain, sebagai upaya meningkatkan literasi.

"Kami juga punya yang namanya 'Dosen Spensa' yaitu akronim dari dongeng setiap senin SMPN 1 Madiun, itu merupakan upaya kami untuk meningkatkan literasi siswa," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....