Amalan Prioritas Utama Ramadan
- 02 Mar 2026 21:24 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan. Bulan yang penuh dengan limpahan pahala dan bulan yang penuh dengan pengampunan dosa. Maka perlu bagi umat muslim untuk menjaga kualitas dari puasa Ramadan. Dengan puasa ramadana yang berkualitas dan memperhatikan kaifiyatnya, maka diharapkan akan mendapat ampunan dosa dari Allah SWT.
‘Sebagaimana sabda Rasululloh SAW, barang siapa yang berpuasa dibulan ramadan dan mengharap ridho Allah SWT maka dosa-dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT”
Dikatakan Ustadz Drs. Suyono,M.Pd. yang merupakan Direktur Al-Islam Kemuhammadiyahan UMMAD saat menjadi narasumber acara Mutiara Pagi di Programa 1 RRI Madiun. Jumat, 27 Februari 2026.
Banyak amaliyah yang bisa dilakukan umat muslim untuk mengisi bulan ramadan. Amaliyah yang dilakukan termasuk menjadi yang sudah menjadi kebiasaaan sehari-hari, diantaranya berbuka dan makan sahur. Berdasarkan hadits Nabiyuyllah Muhammad SAW adalah anjuran untuk menyegerakan berbuka puasa dan mengakhirkan makan sahur.
Amaliyah prioritas dibulan ramadan selanjutnya adalah tidak tergesa-gesa dalam berbuka puasa. Sehingga lupa akan berdoa saat berbuka puasa. Doa merupakan ruh dari sebuah ibadah.
Selanjtnya puasa hakikatnya tidak hanya sekedar menahan dari makan dan minum dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Tetapi juga menjaga dari hal-hal yang merusak pahala puasa, termasuk juga menjaga atau menahan lisan. Penting bagi seorang muslim untuk menjaga lisan dari berbicara yang tidak baik dan membicarkan keburukan oranglain
“Puasa memang sudah sah saat kita awali dengan niat diwaktu malam. Akan tetapi untuk mempertahankan pahala puasa tidak hanya menahan makan minum, tetapi juga dengan menahan lisan dari berbicara buruk dan sebaliknya berbicara yang bermanfaat” Ujar Ustadz Suyono
Amaliyah prioritas ramadan selanjutnya adalah menjaga etika berpuasa. Ibadah yang baik adalah ibadah yang menjaga etika atau menjaga adab dalam beribadah. Termasuk menjaga adab berpuasa seperti tidak tidur sepanjang hari dibulan ramadan dengan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang lain seperti sholat dan bekerja.
Amaliyah prioritas ramadan lain berupa kegiatan berdiam diri di masjid atau I’tikaf di Masjid. I’tikaf menjadi anjuran dibulan ramadan sebagaimana diajarkan oleh Rasululloh SAW. Sangat dianjurkan sebulan penuh, namun jika terasa berat sangat diprioritaskan saat sepuluh malam terakhir dibulan ramadan.
Selanjutnya amaliyah dibulan ramadan yang harus di prioritaskan adalah memperbanyak tadarus alquran. Tadarus alquran sangat dianjurkan selama bulan ramadan, hal karena dibulan ramadan merupakan bulan diturunkannya alquran.
“Sebnarnya yang jadi prioritas itu menjaga konsistensi dalam membaca alquran. Keistiqomahan dalam membaca alquran menjadi hal penting. Jangan sampai sehari tadarus 1 juz kemudian seminggu libur. Selain membaca tentu juga diperhatikan tahsin alqurannya kemudian tafhim atau pemahaman dan selanjtnya mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari” Kata ustadz Suyono.
Diakhir dialog Mutiara Pagi, Ustadz Suyono mengajak umat muslim untuk menjaga amalan-amalan baik dibulan ramadan, yang bisa membawa dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena belum tentu semua umat muslim dapat berjumpa kembali dibulan ramadan pada tahun-tahun berikutnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....