Ramadan Memasuki Hari-Hari Akhir: Jangan Lupa Berzakat Fitrah

  • 23 Mar 2025 17:31 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Pada bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dan kepedulian sosial. Zakat fitrah memiliki berbagai hikmah yang mendalam bagi individu dan masyarakat. Ustaz Drs. H. Mas'ud Yahya, M.Pd.I menyampaikan kajiannya dalam program TAKJIL Pro1 RRI Madiun.

Ustaz Mas'ud Yahya menjelaskan bahwa zakat fitrah berfungsi sebagai penyucian jiwa bagi umat Muslim. "Zakat fitrah membersihkan diri dari dosa-dosa kecil yang mungkin terjadi selama menjalankan ibadah puasa. Tahun ini 2025, melalui kesepakatan Badan Amil, zakat yang wajib ditunaikan adalah 3kg (@15.000).," ujarnya, Minggu (23/3/2025). Hal ini sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa zakat fitrah bertujuan untuk menyucikan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan ucapan kotor. Dengan demikian, zakat fitrah menjadi penyempurna ibadah puasa Ramadan.

Selain aspek spiritual, zakat fitrah juga memiliki dimensi sosial yang signifikan. "Melalui zakat fitrah, kita diajarkan untuk peduli terhadap sesama, terutama mereka yang kurang beruntung," kata Ustaz Mas'ud. Zakat fitrah memastikan bahwa kaum fakir dan miskin dapat merayakan Idul Fitri dengan sukacita, sehingga tercipta kebersamaan dan solidaritas dalam masyarakat. Ini juga mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di antara umat.

Ustaz Mas'ud menambahkan bahwa menunaikan zakat fitrah menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. "Dengan berbagi rezeki, kita menyadari betapa banyak karunia yang telah kita terima dan belajar untuk tidak bersikap kikir," jelasnya. Selain itu, zakat fitrah diyakini membawa keberkahan pada harta yang dimiliki, karena harta yang disucikan akan membawa kebaikan bagi pemiliknya.

Pelaksanaan zakat fitrah juga menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota masyarakat. "Saat kita memberikan zakat langsung kepada yang berhak atau melalui lembaga amil zakat, terjadi interaksi yang memperkuat hubungan sosial," tutur Ustaz Mas'ud. Interaksi ini menciptakan rasa kebersamaan dan memperkuat ikatan persaudaraan di antara umat Muslim.

Zakat fitrah bukan sekadar kewajiban rutin tahunan, tetapi memiliki hikmah yang luas bagi individu dan masyarakat. Dari penyucian jiwa, peningkatan kepedulian sosial, penumbuhan rasa syukur, hingga penguatan silaturahmi, semua aspek tersebut menunjukkan betapa pentingnya zakat fitrah dalam kehidupan seorang Muslim. Oleh karena itu, menunaikan zakat fitrah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan akan membawa kebaikan yang berlipat ganda, baik di dunia maupun di akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....