Muhasabah dan Kebangkitan Beribadah
- 17 Mar 2025 06:25 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Menurut Islam Muhasabah adalah introspeksi atau koreksi diri terhadap perbuatan, ucapan, dan pikiran Demikian kata Ustadz Pujianto, MHI dalam Sahur barokah Pro 1 RRI Madiun Senin ( 17/3/2025).
“ Kita evaluasi diri, merenungkan apa yang sudah kita lakukan selama hidup ini.”ujarnya
Evaluasi ini mencakup niat amal dan dosa. Muhasabah bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
1. Menyesali atas perbuatan yang telah lalu
2. Taubat
3. Menyadari siapa diri kita
4. Menerima saran / masukan orang lain
5. Menjaga hubungan baik dengan sesama
| Baca juga: Kiat-kiat Menghidupkan Malam Selama Ramadan |
‘Muhasabah ini akan memperkuat keimanan, semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga menerima maaf orang lain.” Tambah Pujianto menyinggung tentang tujuan muhasabah
Dari muhasabah ini diharapkan kualitas ibadah kita akan semakin baik
Menurut Pujianto ketika beribadah, tidak cukup hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja, tapi harus kita niatkan ibadah kita dalam rangka menjalankan perintah Allah SWT, meninggalkan hal-hal yang bersifat duniawi
“Marilah kita bermuhasabah untuk introspeksi diri, mengenali dan mengetahui semua kesalahan untuk diperbaharui di hari kemudian. Ketika kita tau kesalahan, maka segeralah minta maaf. Bila salahnya kepada Allah, ya segera taubat, Kalau salah kepada sesama manusia, ya segeralah minta maaf” pungkasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....