Teknologi Informasi PNM Lakukan Sertifikasi Buktikan Kurikulum Industri
- 25 Jun 2025 08:42 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Politeknik Negeri Madiun (PNM) sukses menyelenggarakan sertifikasi profesi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Kamis hingga Jumat, 12–13 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Vocational School Graduate Academy (VSGA) yang diinisiasi oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pelatihan (BPSDMP) Surabaya Komdigi.
Tahun ini, penyelenggaraan VSGA mengalami perubahan model dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya peserta harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum mengikuti sertifikasi, kali ini pelatihan direkognisi ke dalam mata kuliah reguler.
“Biasanya program VSGA, sebelum sertifikasi dilakukan pelatihan dahulu. Namun pada tahun ini, pelatihan dimasukkan dan di rekognisi ke dalam perkuliahan. Sehingga pengampu mata kuliah punya kewajiban untuk mempersiapkan mahasiswanya untuk sertifikasi,” ujar dosen Tri, Rabu(25/6/2025).

Untuk skema Junior Cyber Security (JCS), materi di rekognisi melalui mata kuliah Forensik Digital yang diampu oleh Tri Septianto, S.Kom., M.Kom. Sedangkan untuk skema Junior Web Developer (JWD), materi direkognisi melalui mata kuliah Desain Web, yang diampu oleh Ardian Prima Atmaja, S.Kom., M.Cs. dan Gus Nanang Syaifuddin, S.Kom., M.Kom.
Sebagai awal proses, dilakukan penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar memenuhi komponen unit kompetensi (KUK) dalam masing-masing skema. Peserta sertifikasi JCS berasal dari semester 4 dengan total 57 mahasiswa, sedangkan peserta JWD berasal dari semester 2 dengan jumlah 33 mahasiswa. Hasil akhir menunjukkan bahwa sebanyak 55 mahasiswa dinyatakan kompeten dalam skema JCS, dan 30 mahasiswa dalam skema JWD. Sertifikat hasil sertifikasi ini akan menjadi bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), sehingga dapat meningkatkan daya saing lulusan PNM di dunia kerja.
"Selaku koordinator kegiatan, harapannya 100% bisa ikut semua. Namun sayangnya, ada lima orang mahasiswa yang semestinya ikut, tidak hadir. Ketika kami konfirmasi, ternyata mereka sedang menghadapi kabar duka yang berkaitan dengan keluarga," tutur Tri Septianto yang juga menjabat sebagai koordinator kegiatan.
Tim pelaksana terdiri atas beberapa pihak yang bekerja sama secara sinergis. Koordinator kegiatan dipegang oleh Tri Septianto, S.Kom., M.Kom., didampingi dua pengajar, yaitu Ardian Prima Atmaja, S.Kom., M.Cs. dan Gus Nanang Syaifuddin, S.Kom., M.Kom. Selain itu, turut membantu dua dosen, yaitu Lutfiyah Dwi Setia, S.Kom., M.Kom., selaku Koordinator Program Studi (KPS) dan Hendrik Kusbandono, S.Kom., M.Kom., dua admin yaitu Leni Daniar, S.Sos. dan Sugianto, A.Md., satu orang staf sarana dan prasarana (sarpras) kampus, Eko Rudjianto, serta satu Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP), Agus Muniruddin, S.ST.
Pelaksanaan sertifikasi BNSP tahun ini menjadi langkah penting dalam mendukung visi pendidikan vokasi yang berorientasi pada kompetensi dan siap kerja, serta menegaskan komitmen PNM dalam meningkatkan mutu lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....