Sering Merasa Minder? Ahli Bagikan Tips Mengatasinya
- 19 Agt 2026 13:14 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Perasaan minder dan kecenderungan meragukan kemampuan diri sendiri kerap menjadi penghambat utama seseorang dalam mengembangkan potensinya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, terdapat tiga langkah yang dapat diterapkan secara mandiri, guna membangun kembali rasa percaya diri.
Dosen Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, (UKWMS) Kampus Kota Madiun, Yonathan Setyawan, M.Psi., kepada RRI Madiun mengungkapkan ketiga tips tersebut. “ Pertama, kita harus bisa membedakan perasaan dan fakta. Kita perlu menyadari kalau rasa cemas yang kita alami itu bukan bukti dari sebuah kegagalan,” ucap Yonathan.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa merasa tidak mampu bukan berarti kita benar-benar tidak kompeten. Selanjutnya langkah yang kedua adalah perlu menggunakan aturan sahabat, seperti apa itu?
Metode “ aturan sahabat” ini menurut Yonathan, dilakukan dengan menguji pikiran negatif yang ada pada diri sendiri, melalui pertanyaan introspektif. “Maksudnya adalah kita mencoba menanyakan pada diri kita sendiri. Kalau teman dekat kita yang mengalami posisi ini, apakah saya bakal tega bilang dia bodoh atau penipu,” ucap Yonathan.
Jawaban atas pertanyaan tersebut tentu saja tidak. Oleh karena itu, prinsip dasarnya adalah memperlakukan dan menyayangi diri sendiri dengan tingkat empati yang sama sebagaimana orang memperlakukan sahabatnya sendiri.
Adapun langkah ketiga yang sangat disarankan adalah menyimpan rekam jejak apresiasi secara digital. Setiap orang dapat mengumpulkan tangkapan layar berisi pujian, pesan apresiasi, atau dokumentasi hasil kerja yang memuaskan ke dalam satu folder khusus di telepon seluler.
Folder khusus tersebut dapat dibuka dan dibaca kembali saat perasaan minder atau keraguan diri mulai muncul. Membaca ulang rekam jejak pencapaian positif ini terbukti efektif merefleksikan kembali rasa percaya diri yang sempat menurun.
Ketiga strategi tersebut menjadi panduan penting agar seseorang tidak terus-menerus terjebak dalam prasangka negatif terhadap kapasitas dirinya. Penerapan metode ini secara konsisten dinilai mampu mengubah pola pikir destruktif menjadi lebih konstruktif.
Selain fokus pada solusi, pemahaman atas pentingnya kesehatan mental juga menjadi kunci utama dalam mereduksi beban psikologis harian. Pengelolaan emosi yang baik akan membantu seseorang menghadapi berbagai tekanan hidup dengan lebih tenang.
Melalui penerapan tiga cara praktis ini, setiap individu diharapkan mampu membentengi diri dari rasa inferior. Pada akhirnya, penerimaan diri yang baik akan mendorong seseorang untuk tampil lebih optimal dan percaya diri dalam meraih pencapaian terbaiknya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....