Dokter Bagikan Tips Atasi Anak Kecanduan Gula
- 31 Jul 2026 23:34 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Penerapan diet gula pada anak menjadi salah satu langkah preventif yang krusial dalam mencegah risiko terjadinya stunting. Namun, sebagian besar orang tua sering menghadapi tantangan berat, saat anak sudah terlanjur mengalami kecanduan terhadap makanan atau minuman rasa manis, atau yang banyak mengandung gula
Kondisi ini, menjadi perhatian dr. Kirnia Tri Wulandari, Sp.A, M.Biomed, kepada RRI Madiun, ia mengungkapkan bahwa mengatasi anak yang kecanduan gula tidak bisa dilakukan secara mendadak.” Memang tidak bisa langsung cut off, tetapi langkah terbaik adalah memberikan edukasi secara pelan-pelan terlebih jika anak sudah bisa diajak komunikasi dan diskusi,” jelas dr. Nia
Dalam pemaparannya, juga disebutkan jika langkah selanjutnya yakni dengan menurunkan porsi gula secara bertahap. “Kita tidak bisa menghentikan konsumsi gula anak secara drastis. Mulailah dengan pendekatan dan edukasi, lalu kurangi dosis gulanya secara bertahap, alihkan kerasa manis dari makanan alami (real food), seperti jus buah segar atau madu,” paparnya
Jika anak sempat menolak, itu hal yang wajar dan kunci utamanya adalah kesabaran serta konsistensi. Selain itu, penghentian secara drastis atau seketika, justru berpotensi menimbulkan reaksi negatif bahkan gangguan kestabilan respon tubuh anak yang terbiasa menerima asupan gula tinggi.
Langkah awal yang terpenting dilakukan oleh orang tua adalah membangun komunikasi interaktif melalui pendekatan edukatif. Bagi anak-anak yang sudah memiliki pemahaman bahasa yang baik, orang tua perlu memberikan penjelasan sederhana mengenai alasan pengurangan konsumsi gula demi kesehatan tubuh mereka.
Terkait pemilihan buah manis alami seperti mangga atau pisang dapat menjadi alternatif efektif untuk memenuhi keinginan rasa manis pada anak tanpa memberikan dampak buruk gula pemanis buatan. Apabila masakan atau sajian membutuhkan tambahan rasa manis ekstra, orang tua dapat memilih bahan alami alternatif seperti madu.
Kendati demikian, penggunaan madu tetap harus diperhatikan porsinya agar fungsi substitusi nutrisi alami berjalan secara optimal dan tidak berlebihan. Dalam proses pengalihan pola makan, sikap penolakan atau respon memberontak dari anak merupakan hal yang wajar dan sangat manusiawi.
Oleh sebab itu, para orang tua diimbau untuk tetap sabar, konsisten, serta tidak memaksakan proses perubahan secara instan. Hal ini supaya kebiasaan konsumsi makanan sehat dapat terbentuk secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....