Cuaca Panas, Dinkes Kabupaten Madiun Ingatkan Warga Waspadai ISPA
- 16 Agt 2026 09:25 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gangguan kesehatan di tengah cuaca panas saat musim kemarau. Salah satu penyakit yang perlu diantisipasi yakni infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Hery Setyana, mengatakan ISPA merupakan penyakit endemis yang dapat ditemukan setiap bulan. Menurutnya, kondisi cuaca dengan perbedaan suhu, seperti malam yang dingin dan siang yang panas, memiliki korelasi dengan ISPA.
“ISPA itu kan endemis, pasti ada di setiap bulan. Yang jelas biasanya ada korelasi ya dengan cuaca yang memang kadang malam-malam dingin, kalau siang panas itu,” kata Hery, Selasa (11/8/2026).
| Baca juga: Benarkah Kopi Susu Picu Asam Lambung? |
dr. Hery juga mengingatkan kelompok lanjut usia untuk mewaspadai kondisi cuaca panas, terutama mereka yang memiliki penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi pemicu semakin buruknya penyakit yang sudah diderita.
Selain itu, gangguan kesehatan lain seperti diare juga bisa terjadi ketika kekeringan menyebabkan ketersediaan air berkurang. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kebiasaan menjaga kebersihan, termasuk mencuci tangan.
Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas, masyarakat diimbau memperbanyak minum, menggunakan payung atau topi saat beraktivitas di luar rumah, serta tetap menjaga kebersihan tangan.
dr. Hery menambahkan, hingga saat ini kondisi ISPA di Kabupaten Madiun masih terkendali. "Selama ini masih terkendali. Belum ada laporan tentang kematian atau komplikasi akibat ISPA," lanjutnya.
Sebagai langkah awal ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum, beristirahat, serta memenuhi kebutuhan asupan gizi.
Sementara bagi masyarakat yang mengalami demam tinggi atau batuk yang tidak kunjung sembuh, dr. Hery meminta segera memeriksakan kondisi tersebut ke puskesmas terdekat. Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk sesuai hasil pemeriksaan.
“Kalau panas tinggi atau batuk yang enggak sembuh-sembuh, ya segera periksa,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....