Waspadai Gejala Asma, Kenali Pemicu dan Cara Mengendalikannya

  • 31 Jul 2026 19:50 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Asma merupakan penyakit saluran pernapasan kronis yang perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya apabila tidak ditangani dengan baik. Oleh sebab itu, masyarakat perlu mengenali gejala, faktor pemicu, serta langkah pengendaliannya agar serangan asma dapat dicegah.

Dokter Umum RSUD Dungus, dr. Grahana Ade Candra Wolayan, menjelaskan bahwa asma terjadi akibat peradangan kronis pada saluran napas yang menyebabkan saluran napas menyempit dan menjadi lebih sensitif terhadap berbagai rangsangan. dr. Ade pun menyebutkan sejumlah faktor dapat memicu kambuhnya asma.

“Saluran napas penderita asma cenderung lebih sensitif terhadap pemicu seperti tungau debu, serbuk sari, bulu hewan, spora jamur, cuaca ekstrem, polusi udara, hingga aktivitas fisik. Ketika terpapar, saluran napas dapat mengalami peradangan yang menyebabkan pembengkakan dan produksi lendir berlebih, serta otot-otot di sekitar saluran napas menjadi lebih sempit,” jelas dr. Ade belum lama ini.

Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai gejala asma sejak dini, seperti sesak napas, bunyi mengi atau 'ngik-ngik' saat bernapas, batuk, dada terasa berat, hingga kesulitan berbicara. Apabila gejala tersebut muncul berulang, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Ia menjelaskan, hingga saat ini asma memang belum dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, penyakit tersebut dapat dikendalikan melalui penanganan yang tepat sehingga penderita tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan baik.

“Pengobatan asma bertujuan untuk mengendalikan gejala, mencegah serangan, serta meningkatkan kualitas hidup penderita. Penatalaksanaan asma meliputi penggunaan inhaler, obat-obatan tambahan sesuai indikasi, manajemen lingkungan, serta penerapan gaya hidup sehat,” jelas dr. Ade.

Selain pengobatan, upaya pencegahan juga berperan penting. Masyarakat dianjurkan mengenali dan menghindari faktor pemicu, mengelola alergi dengan baik, menjaga pola hidup sehat, melengkapi vaksinasi, serta mengelola stres untuk mengurangi risiko kekambuhan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....