Psikolog Soroti Tren Nongkrong Coffeeshop di Kalangan Gen Z

  • 30 Mei 2026 08:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Tren nongkrong di coffeeshop semakin melekat dengan gaya hidup Generasi Z. Tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, coffeeshop kini berkembang menjadi ruang berkumpul, bekerja, belajar, hingga mencari suasana nyaman bagi anak muda.

Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh perubahan pola interaksi sosial generasi muda di era digital.

“Gen Z membutuhkan ruang yang fleksibel untuk bersosialisasi sekaligus mengekspresikan diri, dan coffeeshop menjadi salah satu tempat yang memenuhi kebutuhan itu,” ujarnya pada Jumat 29 Mei 2026.

Menurut Andi, suasana coffeeshop yang santai dan estetik membuat banyak anak muda merasa lebih nyaman dibanding tempat formal. Lingkungan seperti ini dinilai mampu membantu mengurangi stres sekaligus menciptakan rasa aman secara emosional.

“Coffeeshop memberikan pengalaman yang lebih personal dan nyaman, sehingga banyak Gen Z menjadikannya tempat untuk recharge energi,” jelasnya.

Selain faktor kenyamanan, budaya media sosial juga turut memengaruhi tren tersebut. Banyak anak muda menjadikan coffeeshop sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas sosial mereka.

“Tempat nongkrong sekarang bukan hanya soal tempat berkumpul, tetapi juga bagian dari cara mereka membangun citra dan koneksi sosial,” tambah Andi.

Ia menambahkan, fenomena ini juga berkaitan dengan kebutuhan Gen Z terhadap ruang sosial yang lebih terbuka dan tidak terlalu kaku. Di coffeeshop, mereka bisa berdiskusi, bekerja, membuat konten, atau sekadar menikmati waktu sendiri tanpa tekanan formalitas tertentu.

Namun demikian, Andi mengingatkan agar budaya nongkrong tetap dilakukan secara seimbang dan tidak menjadi bentuk konsumtif yang berlebihan. Menurutnya, penting bagi generasi muda untuk memahami tujuan dan kebutuhan saat memilih gaya hidup tersebut.

“Selama dilakukan dengan sadar dan tidak mengganggu kondisi finansial maupun produktivitas, nongkrong di coffeeshop bukan sesuatu yang negatif,” tegasnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....