Penderita Epilepsi Bisa Hidup Normal, Masyarakat Diminta Hapus Stigma Negatif!

  • 29 Apr 2026 10:50 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Penderita epilepsi tetap dapat menjalani kehidupan normal, bersekolah, bekerja, hingga meraih pendidikan tinggi selama penyakitnya terkontrol dengan baik. Karena itu, masyarakat diminta menghentikan stigma negatif terhadap penyandang epilepsi.

Pesan tersebut disampaikan dokter spesialis saraf dr. Deasy Putri Soekarno, Sp.N, FIN, DFIDN dalam program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Madiun, yang membahas mengenai penyebab hingga cara menghadapi pengidap epilepsi.

Menurut dr. Deasy, epilepsi bukan berarti seseorang tidak mampu beraktivitas seperti orang lain. Dengan pengobatan rutin dan pengawasan medis, banyak pasien dapat menjalani kehidupan dengan normal dan produktif.

“Pasien epilepsi bisa sekolah, kuliah, bekerja, bahkan ada yang sampai menjadi profesor. Yang penting penyakitnya terkontrol, maksudnya dia terkontrol dengan obat dan bisa beraktivitas dengan normal dan dia bisa mencapai gelarnya S1 lah, S2 lah, S3 bisa banget. Itu ada kok pasien saya yang sampai profesor," ujarnya, kemarin.

Deasy menjelaskan, pengobatan epilepsi disesuaikan dengan jenis atau sindrom epilepsi yang dialami pasien. Pada beberapa kasus tertentu, ada pasien yang bisa lepas obat, namun sebagian lainnya memerlukan terapi jangka panjang.

Selain rutin berobat, penderita juga perlu menghindari faktor pemicu kejang seperti kurang tidur, kelelahan, stres, telat makan, serta gangguan hormonal. Dr. Deasy menilai dukungan keluarga dan lingkungan sangat penting agar penderita epilepsi tetap percaya diri dan tidak merasa dikucilkan.

“Masyarakat perlu memahami bahwa epilepsi bisa dikendalikan. Jangan dijauhi, tapi didukung,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Deasy mengungkapkan penderita epilepsi harus mendapatkan dukungan dari masyarakat. Apalagi banyaknya isu miring terkait penderita epilepsi termasuk salah satunya anggapan penyakit menular yang juga telah dibantah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....