Hal Berikut Perlu Diperhatikan saat Melakukan Terapi Air

  • 29 Apr 2026 10:45 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Metode pemulihan fisik melalui air atau yang dikenal sebagai hidroterapi semakin banyak diminati masyarakat saat ini. Bukan sekadar berendam, terapi air atau hidroterapi suplemen pendukung atau pelengkap yang efektif untuk mengatasi berbagai keluhan fisik, mulai dari nyeri sendi hingga pemulihan saraf kejepit, namun memang perlu memperhatikan beberapa hal selama menjalankan terapi air ini.

Trainer olahraga renang sekaligus Founder Komunitas Muslimah Swimming Squad (MSS), Euis Kurniawati kepada RRI Madiun menjelaskan secara detail, hal apa saja yang penting untuk dipahami serta diperhatikan selama menjalan hidroterapi, atau ia lebih mengenalkannya dengan istilah fun hydrotherapy.

“Meskipun hidroterapi ini aman untuk semua usia dan gender, peserta diimbau untuk memperhatikan beberapa hal mulai dari tidak berada dalam kondisi yang terlalu kenyang ataupun terlalu lapar, “ ungkap Bunda Euis sapaan akrabnya.

Selain itu, Euis juga menyebutkan bahwa peserta harus memperhatikan untuk memastikan tidak memiliki luka terbuka atau infeksi kulit untuk mencegah penularan atau memperparah luka itu sendiri. Sedangkan bagi penderita penyakit jantung atau vertigo berat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Kualitas gerakan tentu menjadi hal yang lebih diutamakan selama menjalani terapi air. “ Jadi hal yang lain yang perlu diperhatikan lainnya adalah fokus pada kualitas gerakan, bukan kecepatan atau jumlah gerakan yang diulang atau repetisi,” ucap Perempuan yang tinggal di Surabaya itu.

Meskipun memiliki manfaat yang besar, perlu dipahami bahwa hidroterapi bukanlah obat utama yang berdiri sendiri atau satu-satunya langkah penyembuhan. Metode ini merupakan bagian dari pengobatan medis secara menyeluruh, atau bersifat komplementer yang dapat dikombinasikan dengan pendampingan dokter, konsumsi obat, dan kontrol medis rutin," ungkap Euis.

Sejumlah kondisi medis seperti penyakit tulang dan sendi sangat disarankan untuk melakukan terapi air ini antara lain osteoporosis, osteoartritis, hingga gangguan kelengkungan tulang belakang seperti skoliosis, lordosis, dan kifosis. Keunggulan utama hidroterapi disebutkan Trainer olahraga renang tersebut adalah sifatnya yang aman karena gerakan di dalam air memiliki risiko cedera yang jauh lebih kecil dibandingkan olahraga di darat.

“Jadi hidroterapi memiliki risiko rendah, nah karakteristik ini tentu cocok bagi pemula atau newbie, kemudian bagi lansia untuk membantu melatih keseimbangan dan koordinasi tubuh, maupun pasien setelah operasi untuk mempercepat pemulihan,” ucap Founder Komunitas MSS itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....