Psikolog Jelaskan Pentingnya Learning by Doing bagi Gen Z
- 21 Apr 2026 21:50 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Metode pembelajaran terus berkembang seiring perubahan karakter generasi. Bagi Generasi Z, pendekatan learning by doing atau belajar melalui praktik langsung dinilai semakin relevan dan efektif dalam meningkatkan pemahaman.
Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa learning by doing merupakan proses belajar yang menekankan pengalaman langsung, bukan hanya teori.
“Gen Z cenderung lebih mudah memahami sesuatu ketika mereka terlibat langsung dalam prosesnya, bukan sekadar mendengar atau membaca,” ujarnya pada Sabtu 18 April 2026.
Menurut Andi, hal ini dipengaruhi oleh karakter Gen Z yang aktif, eksploratif, dan terbiasa dengan interaksi cepat. Mereka lebih responsif terhadap pengalaman nyata yang memberikan umpan balik secara langsung.
“Ketika mereka mencoba, gagal, lalu memperbaiki, di situlah proses belajar terjadi lebih kuat. Ini yang tidak selalu didapat dari metode konvensional,” jelasnya.
Ia menambahkan, learning by doing juga membantu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan problem solving. Dengan menghadapi situasi nyata, pelajar dilatih untuk mengambil keputusan, beradaptasi, dan menemukan solusi secara mandiri.
Selain itu, metode ini dinilai mampu meningkatkan motivasi belajar. Gen Z cenderung lebih tertarik pada aktivitas yang terasa relevan dengan kehidupan mereka dibandingkan pembelajaran yang bersifat teoritis semata.
“Belajar jadi lebih bermakna karena mereka tahu apa tujuan dan manfaatnya secara langsung,” tambah Andi.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pendekatan ini tetap perlu diimbangi dengan pemahaman konsep dasar. Teori tetap penting sebagai fondasi, sementara praktik menjadi cara untuk memperkuat pemahaman tersebut.
“Jangan hanya praktik tanpa dasar, tapi juga jangan hanya teori tanpa pengalaman. Keduanya harus berjalan seimbang,” tegasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....