Mengenal Komunitas “Sadar Pulih” di Kota Madiun.
- 31 Mei 2025 08:54 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Berangkat dari rasa cinta kasih, peduli serta keinginan untuk berkontribusi nyata dalam upaya meningkatkan kesadaran para perempuan baik kesehatan fisik dan mental maupun finansial, dibentuklah komunitas “Sadar Pulih” di kota pecel ini. Hal ini disampaikan oleh salah satu founder dari komunitas Sadar Pulih Septyana Luckyta Sari saat dihubungi oleh RRI Madiun.
“ Komunitas Sadar Pulih ini menjadi komunitas pelopor ya dalam meningkatkan kesadaran diri para perempuan terhadap kesehatan fisik, mental, dan finansial. Selain itu disini setiap anggota akan saling mendukung untuk pulih bersama,” ucap Luckyta sapaan akrabnya.
Komunitas Sadar Pulih tidak hanya sekedar hadir melainkan berusaha menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan self awareness para perempuan. Hal ini menurut Luckyta juga mengingat bahwa perempuanlah yang sering kali menjadi korban seperti body shaming, pelecehan seksual, mental illness, depresi finansial, sampai banyak yg dirugikan akibat perceraian, dan masih banyak kejadian lainnya.
Komunitas ini terbentuk sejak 24 Maret 2024 dan ada tiga sosok wanita tangguh yang menginisiasi, yaitu Septyana Luckyta Sari, Tabitha Lily, dan Dyast Anggun. Namun uniknya nama komunitas sendiri baru ditemukan 3 bulan berikutnya, atau tepatnya 4 Juni 2024.
Lebih lanjut, Luckyta menjabarkan bahwa makna dari nama ‘Sadar Pulih” sendiri merupakan sebuah doa untuk para perempuan yang sesuai dengan tujuan dari lahirnya komunitas ini. “ Do’a dan harapan baik agar kegiatan apapun yang kita laksanakan nantinya bisa membawa perempuan lebih sadar terhadap kesehatan fisik, mental, dan finansial, kemudian menjadi titik awal untuk pulih dari rasa sakit yg diakibatkan ketiga hal tersebut,” tutur Luckyta.
Tentu hal tersebut sejalan juga dengan slogan dari komunitas Sadar Pulih yaitu “pulih fisik, mental, finansial, berawal dari kesadaran”. Lebih lanjut, Ia juga mengungkapkan jika setiap kegiatan yang dilakukan tentu tidak akan lepas dari 3 pilar utama mereka.
Tema kesehatan fisik (health talk & sport activity), kemudian kesehatan mental (deep talk & self healing), serta kesehatan finansial (money talk & practice) menjadi 3 pilar utama yang dimaksud dalam komunitas yang sudah setahun lebih berdiri di Kota Madiun ini. Luckyta menambahkan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan juga turut menghadirkan narasumber berkompeten sesuai bidang yang didiskusikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....