Massa Desak Penyelidikan Dugaan Korupsi Berjamaah diKota Madiun

  • 02 Jun 2025 13:08 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Puluhan massa yang tergabung dalam Forum GERTAK (Gerakan Rakyat Tangkap Koruptor) menggelar aksi demonstrasi damai pada Kamis (8/5/2025) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) dan gedung DPRD Kota Madiun. Aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap Kepolisian Resor Kota Madiun untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan anggaran dan wewenang yang menyeret camat dan lurah se-Kota Madiun.

Koordinator aksi, Putut Kristiawan, dalam orasinya menyampaikan bahwa terdapat dugaan kuat adanya manipulasi surat pertanggungjawaban (SPJ) serta rekayasa dokumen perjalanan dinas dalam kota oleh sejumlah aparatur pemerintah kelurahan.

“Kami melihat adanya pola yang sama di hampir semua kelurahan, dari bentuk undangan hingga SPJ yang direkayasa. Kegiatannya juga dilaksanakan secara bersamaan. Ini bukan kebetulan, indikasinya masif dan terstruktur,” ujar Putut.

Menurutnya, penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas dalam kota justru lebih besar dibanding luar kota, yang dianggap tidak lazim dan mencurigakan.

GERTAK menegaskan kepercayaannya pada institusi Kepolisian yang dianggap profesional dan berintegritas. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap praktik dugaan korupsi berjamaah ini secara transparan dan menyeluruh.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan pihaknya tidak tinggal diam terhadap dugaan ini. DPRD berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan dan akan menindaklanjuti temuan masyarakat.

“Kalau benar ada sesuatu yang salah, ya harus dibenahi. Kami akan bersurat ke kepala daerah untuk menghadirkan para camat dan lurah agar semuanya terang benderang,” tegas Armaya.

Ia juga menambahkan bahwa pemanggilan lanjutan akan dilakukan untuk menggali lebih dalam dugaan penyimpangan anggaran tersebut, terutama terkait biaya perjalanan dinas dalam kota yang dianggap janggal.

Aksi damai GERTAK ini menjadi tekanan moral bagi lembaga penegak hukum dan legislatif untuk serius menangani persoalan yang bisa mencoreng integritas birokrasi di Kota Madiun.

Artikel ini pernah ditulis Fauzan Nanda Pratama dengan judul Massa Desak Penyelidikan Dugaan Korupsi Berjamaah di Kota Madiun. Update 2-6-2025 pukul 12.54 WIB, usai mendapat peninjauan ulang oleh tim redaksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....