Jangan Dibuang, 5 Sisa Makanan Ini Bermanfaat untuk Menyuburkan Tanaman

  • 13 Jun 2026 07:02 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Banyak sisa makanan dapur yang sering berakhir di tempat sampah, padahal sebagian di antaranya masih mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa limbah organik rumah tangga seperti kulit pisang, cangkang telur, hingga air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk membantu menyuburkan tanaman.

1. Kulit Pisang

Kulit pisang dikenal kaya akan unsur hara, terutama kalium yang berperan penting dalam pertumbuhan akar, pembentukan bunga, dan kualitas buah. Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Kimia Riset menemukan bahwa kompos berbahan kulit pisang mengandung unsur hara makro dan mikro yang bermanfaat bagi tanaman.

Cara penggunaan cukup mudah, yaitu dengan memotong kecil-kecil kulit pisang lalu menguburnya di sekitar tanaman atau mengolahnya menjadi pupuk cair.

2. Cangkang Telur

37.96%

Menurut para peneliti, cangkang telur mengandung kalsium serta sejumlah mineral penting lainnya yang dapat membantu memperkuat struktur tanaman dan mendukung pertumbuhan akar. Penelitian pada bibit anggrek juga menunjukkan bahwa pemanfaatan rendaman cangkang telur dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan tanaman.

Sebelum digunakan, cangkang telur sebaiknya dicuci, dikeringkan, lalu ditumbuk hingga halus.

3. Air Cucian Beras

Jangan langsung membuang air bekas mencuci beras. Penelitian dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menyebutkan bahwa air cucian beras masih mengandung berbagai unsur hara seperti nitrogen, fosfor, kalium, magnesium, sulfur, dan vitamin B1 yang dibutuhkan tanaman.

Air ini dapat digunakan langsung untuk menyiram tanaman atau difermentasi terlebih dahulu menjadi pupuk organik cair.

4. Ampas Kopi

Ampas kopi mengandung nitrogen yang dapat membantu pertumbuhan daun dan memperbaiki struktur tanah. Menurut para ahli pertanian, ampas kopi juga dapat meningkatkan kandungan bahan organik pada media tanam jika digunakan dalam jumlah wajar. Namun penggunaannya tidak boleh berlebihan karena dapat memengaruhi tingkat keasaman tanah.

Ampas kopi paling baik dicampurkan ke dalam kompos atau media tanam, bukan ditaburkan terlalu tebal di permukaan tanah.

5. Sisa Sayur dan Buah

Kulit buah, daun sayuran, dan potongan bahan makanan organik lainnya dapat diolah menjadi kompos. Proses pengomposan akan mengubah limbah dapur menjadi sumber nutrisi yang kaya unsur hara bagi tanaman. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kompos dari limbah organik rumah tangga mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan.

Menurut hasil berbagai penelitian, kulit pisang, cangkang telur, air cucian beras, ampas kopi, serta sisa sayur dan buah memiliki potensi sebagai pupuk alami karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Selain membantu menyuburkan tanaman, pemanfaatan limbah dapur sebagai pupuk juga menjadi langkah sederhana untuk mengurangi sampah rumah tangga dan mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. (DMR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....