Mengapa Tubuh Membutuhkan Probiotik?
- 24 Jan 2026 13:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Di dalam tubuh manusia hidup triliunan mikroorganisme yang sebagian besar menetap di saluran pencernaan. Meski sering dianggap sebagai bakteri, tidak semuanya berbahaya. Justru, sebagian di antaranya adalah bakteri baik yang dikenal sebagai probiotik, yang bekerja diam-diam menjaga keseimbangan tubuh.
Probiotik berperan penting dalam membantu proses pencernaan, menyerap nutrisi, sekaligus melindungi usus dari serangan bakteri jahat. Tanpa disadari, keseimbangan mikroorganisme inilah yang menentukan apakah tubuh kita mudah sakit atau justru lebih tahan terhadap penyakit.
| Baca juga: Fakta Menarik tentang Kuaci |
Penelitian menunjukkan bahwa probiotik tidak hanya berdampak pada sistem cerna, tetapi juga sistem kekebalan tubuh. Dalam Journal of Clinical Gastroenterology, Hill dkk. (2014) menjelaskan bahwa, “probiotik memberikan manfaat kesehatan bagi inangnya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup”. Artinya, bakteri baik ini memang dirancang untuk menjadi mitra tubuh, bukan sekadar penghuni pasif.
Probiotik juga membantu menjaga stabilitas mikrobiota usus. Ketika keseimbangan ini terganggu, misalnya akibat stres, pola makan buruk, atau konsumsi antibiotik, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan gangguan pencernaan. Sebuah ulasan dalam Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology menyebutkan bahwa mikrobiota usus memiliki peran sentral dalam metabolisme, perlindungan imun, dan fungsi penghalang usus (Sekirov et al., 2010).
Menariknya, manfaat probiotik juga merambah pada kesehatan mental. Hubungan antara usus dan otak kini semakin mendapat perhatian. Beberapa studi menunjukkan bahwa mikrobiota yang sehat dapat membantu menurunkan risiko gangguan kecemasan dan depresi ringan, menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya berawal dari pikiran, tetapi juga dari usus.
Probiotik dapat diperoleh secara alami dari makanan fermentasi seperti yogurt, tempe, kimchi, dan kefir. Dengan mengonsumsi makanan tersebut secara rutin, kita tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga “memberi makan” bakteri baik yang setia bekerja demi kesehatan tubuh.
Pada akhirnya, tubuh membutuhkan probiotik karena kesehatan sejati tidak berdiri sendiri. Ia lahir dari kerja sama harmonis antara sel manusia dan mikroorganisme yang hidup di dalamnya. Menjaga bakteri baik berarti menjaga diri kita sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....