Video FYP di TikTok Jadi Titik Balik Perjalanan Bisnis Kei Pizza
- 29 Agt 2026 16:08 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Bagi pelaku usaha kecil, media sosial kini bisa menjadi etalase sekaligus jalan untuk menemukan pelanggan baru. Hal itu dirasakan langsung oleh Eva Maya Rahmawati, pemilik Kei Pizza, yang perlahan memperluas pasar usahanya melalui konten digital.
Di awal menjalankan bisnis, Eva mengandalkan promosi sederhana. Produk pizzanya lebih banyak dikenal melalui WhatsApp dan rekomendasi dari teman ke teman. Cara itu memang menghasilkan pesanan, tetapi jangkauannya masih terbatas.
Eva kemudian mencoba memanfaatkan TikTok. Seperti banyak pelaku UMKM lainnya, ia mulai mengunggah konten tentang produk yang dibuatnya. Tidak langsung ramai. Bahkan dalam beberapa bulan pertama, belum banyak pesanan yang datang dari media sosial.
Namun, Eva memilih untuk tetap mencoba. Hingga suatu ketika, salah satu video tentang Kei Pizza berhasil masuk ke halaman FYP.
Sejak saat itu, perhatian masyarakat mulai meningkat. Banyak orang penasaran dengan pizza buatannya, dan mulai bertanya tentang varian hingga melakukan pemesanan.
Dampaknya juga terasa dalam perkembangan produk. Pelanggan tidak hanya membeli, tetapi juga memberikan ide dan permintaan. Ada yang menginginkan varian tertentu, tambahan topping, hingga pilihan rasa yang sebelumnya belum tersedia. Masukan tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan Eva dalam mengembangkan menu.
Dari yang awalnya hanya beberapa pilihan, kini varian Kei Pizza semakin beragam. Ada pilihan bagi pecinta daging, sayuran, hingga varian keju yang menjadi salah satu favorit pelanggan. Salah satunya adalah Lava Cheese, menu dengan racikan saus keju yang dikembangkan sendiri oleh Eva.
"Yang paling laris saat ini Lava Cheese, kejunya ini resep saya sendiri. Jadi pasti beda" ucapnya
Namun, viral di media sosial bukan berarti perjuangan selesai. Eva justru melihat pelanggan sebagai bagian penting dalam perkembangan bisnisnya. Kritik, saran, dan komentar dari pelanggan menjadi bahan evaluasi untuk terus memperbaiki produk.
Menurutnya, pelanggan yang kembali membeli produk adalah salah satu bentuk penilaian paling jujur. Karena itu, menjaga kualitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Sebab, konten bisa membuat orang penasaran untuk membeli sekali, tetapi rasa dan kualitaslah yang menentukan apakah pelanggan akan kembali.
Kini, pelanggan Kei Pizza tidak hanya berasal dari wilayah Geger. Pesanan juga datang dari wilayah Madiun Kota dan sekitarnya. Dalam satu hari, pesanan bisa mencapai belasan pizza, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti hajatan akan lebih banyak pesanan yang diterima.
Perjalanan Kei Pizza menunjukkan bahwa media sosial memang bisa membuka pintu. Namun, pintu itu harus dijaga dengan produk yang benar-benar memiliki kualitas. Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ramai, pelanggan tetap menjadi promosi terbaik ketika mereka merasa puas dan memilih untuk kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....