Berawal dari Pandemi, Jamu Lokal Makin jadi Primadona
- 26 Mar 2026 22:24 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Masa pandemi COVID-19 menjadi awal mula kisah ispiratif seorang pemilik UMKM jamu lokal di madiun. Melalui program UMKM Bicara di Pro 1 RRI Madiun, Sulistiyany Riris Indarwati, membagikan pengalamannya.
Ia mulai merintis usaha jamu yang kini dikenal dengan nama Ris Kitchen sebagai produk minuman herbal berbahan alami dan dengan kualitas yang mampu bersaing di pasaran.
Usaha tersebut awalnya tidak langsung berfokus pada jamu, melainkan berangkat dari produksi keripik sayur sejak tahun 2018 sebelum akhirnya beralih ke minuman herbal pada tahun 2020 saat pandemi melanda.
Perubahan arah usaha dilakukan karena adanya kebutuhan masyarakat terhadap minuman penunjang daya tahan tubuh, sekaligus keterbatasan aktivitas selama masa isolasi yang mendorong inovasi dari bahan yang tersedia di rumah.
“Awalnya saya membuat jamu dari bahan yang ada di rumah seperti jahe, kunyit, dan sereh karena kondisi tidak bisa keluar, ternyata badan terasa lebih segar,” ujar Riris.
Seiring meningkatnya permintaan, pemasaran dilakukan secara sederhana melalui WhatsApp dengan sistem pengantaran langsung ke rumah pelanggan, bahkan sempat menggunakan metode tanpa kontak saat masa isolasi berlangsung.
Produk yang ditawarkan meliputi kunyit asem, beras kencur, serta sari kacang hijau yang dibuat tanpa bahan tambahan buatan dan mengandalkan gula aren sebagai pemanis utama.
Selain memanfaatkan bahan alami, dukungan lingkungan sekitar juga menjadi faktor penting karena sebagian bahan baku diperoleh dari tetangga yang memiliki tanaman rempah di sekitar rumah.
“Alhamdulillah banyak yang cocok dan akhirnya pesan lagi, itu yang membuat saya terus mengembangkan usaha jamu ini sampai sekarang,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....