Haji Isam Resmi Menguasai 10 Miliar Saham Bayan Resources

  • 21 Sep 2026 09:40 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - PT Bayan Resources Tbk mengungkapkan adanya penandatanganan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement terkait rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa Perseroan.

Berdasarkan laporan informasi atau fakta material yang disampaikan Bayan Resources pada 17 September 2026, perjanjian tersebut ditandatangani pada 16 September 2026 oleh Low Tuck Kwong (Dato’ Dr. Low Tuck Kwong) dan Elaine Low dengan PT Jhonlin Baratama, yang merupakan perusahaan Haji Isam sebagai pembeli.

Dalam dokumen tersebut, transaksi mencakup pengalihan sebanyak 10.000.000.500 atau 10 miliar lebih saham biasa Bayan Resources. Namun, pengalihan tersebut masih terkait dengan pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.

Bayan Resources menyebutkan, setelah transaksi selesai dan seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi, pembeli akan memiliki 10.000.000.500 saham biasa Perseroan.

Dengan demikian, laporan yang diterbitkan perusahaan pada 17 September 2026 tersebut mencatat adanya kesepakatan bersyarat atas pengalihan saham, bukan menyatakan bahwa seluruh proses transaksi telah selesai pada tanggal penandatanganan.

Dalam laporan itu, Bayan Resources juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Adapun PT Bayan Resources Tbk menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas perusahaan holding, pengangkutan dan penjualan batubara serta pengelolaan terminal khusus batubara.

Laporan tersebut disampaikan Bayan Resources kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai keterbukaan informasi atau fakta material. Perseroan mencantumkan tanggal kejadian pada 16 September 2026, bertepatan dengan tanggal penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat. (NK)

Disclaimer: bukan ajakan jual/beli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....