Pertamina Geothermal Amankan Hak Eksplorasi Baru di Sumatra
- 26 Jan 2026 09:21 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO.JK), produsen energi panas bumi terbesar di Indonesia, telah mengamankan posisi strategis di Sumatra Barat setelah memenangkan proses seleksi kompetitif pemerintah untuk hak eksplorasi baru. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi menetapkan perusahaan tersebut sebagai kandidat utama untuk Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) di wilayah Cubadak Panti.
PGE berhasil mengungguli kompetitornya dengan meraih skor penilaian sebesar 87,01. Keberhasilan ini menempatkan badan usaha milik negara tersebut untuk memimpin pengembangan di wilayah yang diperkirakan memiliki cadangan mungkin (possible reserves) sebesar 77 megawatts electric (MWe). Lokasi eksplorasi ini mencakup area seluas hampir 30.000 hektare yang melintasi Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat.
Baca juga: Ini Alasan Pendapatan RMKE Turun di Kuartal Tiga 2025
Penugasan Cubadak Panti merupakan komponen krusial dari ambisi PGE yang lebih luas untuk meningkatkan basis sumber daya panas buminya di luar potensi 3 gigawatt yang dikelola saat ini. Edwil Suzandi, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGE, menyatakan bahwa langkah ini memperkuat keselarasan perusahaan dengan target bauran energi nasional dan agenda dekarbonisasi pemerintah.
"Penugasan ini membuka peluang bagi PGE untuk menambah cadangan sumber daya panas bumi," ungkap Edwil dalam laporan informasi material yang dirilis Senin di laman resmi Bursa Efek Indonesia. Perusahaan kini sedang bergerak untuk menyelesaikan ketentuan administratif yang diatur oleh Kementerian ESDM untuk meresmikan penunjukan tersebut.
Baca juga: Lonjakan Persediaan RMKE di Tengah Lesu Pendapatan
Dengan pengalaman operasional selama lebih dari empat dekade, PGE saat ini mengelola kapasitas terpasang sebesar 727 megawatt (MW) secara mandiri. Perusahaan sedang agresif mengejar beberapa proyek strategis demi mencapai target Net Zero Emission 2060, termasuk proyek PLTP Hululais Unit 1 & 2 (110 MW) serta proyek co-generation dengan total kapasitas mencapai 230 MW.
Selain itu, perusahaan tengah mempersiapkan pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 MW, yang ditargetkan mencapai tanggal operasi komersial (COD) pada tahun 2030. Kemenangan eksplorasi terbaru di Sumatra Barat ini mempertegas dominasi PGE di sektor ini saat perusahaan berupaya mengamankan sumber daya yang diperlukan untuk swasembada energi Indonesia.
Disclaimer: Bukan ajakan jual/beli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....