Manajemen YUPI: Kinerja Perseroan Solid

  • 28 Nov 2025 14:23 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (Perseroan), produsen permen jelly terkemuka, mengumumkan kinerja yang solid hingga kuartal ketiga tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan oleh manajemen Perseroan dalam acara Public Expose Tahunan 2025 yang diselenggarakan pada hari Selasa (25/11) secara virtual melalui aplikasi G-Meeting.

Acara tersebut dihadiri oleh lima orang peserta yang seluruhnya merupakan investor individu. Manajemen Perseroan diwakili oleh Yohanes Teja selaku Presiden Direktur dan Rusman Apandi selaku Direktur.

Baca juga: Ini Alasan YUPI Membangun Pabrik di Tahun 2026

Dalam sesi tanya jawab, seorang investor individu bernama Bapak Viector mengajukan pertanyaan mengenai performa Perseroan. Menanggapi pertanyaan tersebut, manajemen Yupi menegaskan bahwa kinerja Perseroan hingga September 2025 berjalan solid.

"Kinerja Perseroan hingga September 2025 berjalan solid dengan pertumbuhan volume dan margin yang tetap terjaga," ujar manajemen dalam laporannya.

Kinerja positif ini didukung oleh optimalisasi produksi di kedua pabrik yang dimiliki Perseroan, yaitu di Bogor dan Karanganyar. Selain fokus pada peningkatan output dan margin, manajemen juga mengungkapkan bahwa Perseroan secara aktif menjaga efisiensi operasional. Upaya ini dilakukan sejalan dengan strategi transformasi yang sedang dijalankan oleh Yupi.

Baca juga: Pandangan TCPI Terhadap Prospek Usaha Angkutan Laut

Meski menghadapi tantangan bisnis, Yupi menunjukkan kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan yang kuat di pasar permen jelly. Laporan kinerja keuangan Kuartal Ketiga Tahun 2025 menjadi salah satu fokus utama presentasi Perseroan dalam public expose tersebut. Pertanyaan lain dari investor dalam acara ini, termasuk mengenai penyesuaian jadwal pembangunan pabrik Nganjuk, juga dijawab oleh manajemen.

Dengan hasil yang solid hingga September 2025, Yupi menunjukkan posisi yang kuat untuk menghadapi sisa tahun fiskal dan berupaya terus mengoptimalkan kinerja dan alokasi investasi ke depan.



Disclaimer:

Bukan ajakan jual/beli.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....