Evaluasi Diri, Tiga Hal Ini Bisa Menjadi Penghalang Terkabulnya Doa
- 22 Agt 2026 14:21 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Doa merupakan salah satu bentuk ikhtiar seorang muslim untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT. Namun, dalam berdoa, umat Islam juga perlu melakukan evaluasi terhadap sikap dan perilaku yang menyertainya.
Ustadz Santoso, S.Ag., M.M., menjelaskan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kondisi hati ketika memanjatkan doa.
Menurutnya, doa hendaknya dilakukan dengan hati yang khusyuk dan penuh perhatian kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa Allah tidak menerima doa dari hati yang lalai. Kondisi lalai tersebut dapat terjadi ketika seseorang berdoa tetapi pikirannya justru tertuju pada berbagai hal lain.
“Di saat berdoa, kita tidak khusyuk, tidak fokus terhadap Allah SWT. Bahkan pikiran kita ke mana-mana, memikirkan hal yang lain, tidak fokus terhadap doa dan kepada Allah SWT,” jelasnya.
Selain kelalaian hati, Ustadz Santoso menyebut konsumsi makanan dan penggunaan pakaian yang diperoleh dari harta haram sebagai hal lain yang perlu diwaspadai. Menurutnya, kehalalan makanan tidak hanya dilihat dari bentuk atau jenis makanannya, tetapi juga dari sumber uang yang digunakan untuk mendapatkannya.
“Walaupun wujud makanannya halal, tapi nilai hasil uang dari barang yang haram, pakaian dibeli dari uang yang haram, ini bagian yang kedua yang menyebabkan doa kita tidak dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.
Hal ketiga yang perlu menjadi bahan evaluasi adalah perilaku zalim, baik terhadap diri sendiri maupun kepada sesama manusia. Ustadz Santoso menilai, bentuk kezaliman terhadap diri sendiri juga dapat terjadi ketika seseorang tidak bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.
Ia mengingatkan agar umat Islam tidak hanya berharap doanya dikabulkan, tetapi juga memperbaiki kualitas ibadah, menjaga sumber penghasilan, serta memperhatikan hubungan dengan sesama.
Dengan demikian, doa tidak sekadar menjadi permohonan yang disampaikan secara lisan, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri agar semakin dekat dengan Allah SWT.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....