Dana Pradana Dorong Kreator Konsisten Hadapi Berbagai Tantangan

  • 10 Agt 2026 01:17 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Content creator Dana Pradana mengingatkan bahwa tantangan terbesar dalam dunia kreator digital bukanlah proses membuat konten, melainkan menjaga konsistensi ketika hasil yang diperoleh belum sesuai harapan. Menurutnya, banyak kreator berhenti berkarya karena terlalu cepat menyerah.

"Tantangan terbesar ketika kita sudah effort membuat konten tapi engagement-nya belum bagus," katanya.

Pradana mengatakan, setiap kreator harus memiliki pola pikir yang kuat agar tidak mudah kehilangan semangat. Ia menilai konsistensi hanya dapat dijaga apabila seseorang memang menyukai bidang yang ditekuninya.

"Kalau kita membuat konten karena suka, hasil atau tidak hasil kita tetap enjoy," ujarnya.

Selain itu, Pradana juga menekankan pentingnya kemampuan mengatur waktu, terutama bagi kreator yang memiliki pekerjaan utama lain. Sebagai seorang guru, ia mengaku tetap berusaha menyeimbangkan aktivitas mengajar dengan membuat konten.

"Kalau sudah mengambil beberapa kesibukan, kita harus siap menerima konsekuensi dan menjalankannya tanpa mengorbankan yang lain," jelasnya.

Dalam proses produksi konten, Pradana berusaha memanfaatkan seluruh dokumentasi yang dimiliki agar tidak ada materi yang terbuang. Satu kegiatan, menurutnya, dapat menghasilkan berbagai jenis konten dengan sudut pandang yang berbeda.

"Satu acara bisa jadi banyak konten. Hook-nya beda, angle-nya juga beda," katanya.

Pradana juga berbagi tips bagi kreator yang mengalami kebuntuan ide. Ia biasanya mencari inspirasi pada malam hari sambil membuka kembali rekaman video yang belum dipublikasikan.

"Jangan sampai ada effort yang tidak terpakai. Semua harus dimanfaatkan dan dipublikasikan," ujarnya.

Di akhir perbincangan, Pradana mengajak para kreator pemula untuk tidak mengambil terlalu banyak pekerjaan apabila belum mampu mengelolanya dengan baik.

Menurutnya, profesionalisme dimulai dari kemampuan menyelesaikan tanggung jawab secara seimbang.

"Lebih baik mengambil sedikit tetapi semuanya berjalan baik daripada mengambil banyak lalu ada yang terbengkalai," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....