Jangan Asal Masuk, Ustadz Santoso Jelaskan Adab Bertamu Menurut Islam
- 04 Agt 2026 07:16 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Islam mengajarkan tata krama yang jelas ketika seseorang hendak bertamu. Mulai dari meminta izin dengan mengucapkan salam hingga membatasi jumlah ketukan pintu, seluruhnya bertujuan untuk menghormati privasi dan kenyamanan pemilik rumah.
Ustadz Santoso, S.Ag., M.M. mengatakan, seseorang yang datang bertamu tidak diperkenankan langsung memasuki rumah atau ruang pertemuan tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada pemilik tempat tersebut.
"Kalau kita bertamu, sangat dilarang langsung masuk ke dalam rumah atau ruang pertemuan sebelum memberikan isyarat untuk bisa masuk. Dalam Islam, isyarat itu dilakukan dengan mengucapkan salam, kemudian barulah kita masuk apabila telah dipersilakan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Islam juga mengatur tata cara meminta izin dengan memberikan kesempatan kepada tamu untuk mengetuk pintu atau mengucapkan salam sebanyak tiga kali. Ketentuan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap hak pemilik rumah.
Menurutnya, apabila setelah tiga kali mengetuk atau mengucapkan salam tidak ada jawaban dari penghuni rumah, maka tamu dianjurkan untuk pulang dan tidak memaksakan diri masuk atau terus menunggu.
"Ketika sudah mengetuk tiga kali dan tidak ada jawaban, maka kita diwajibkan untuk pulang. Tidak boleh melebihi dari tiga kali ketukan," jelasnya.
Sementara itu, apabila pemilik rumah telah memberikan jawaban, tamu tetap diminta bersabar dan menunggu hingga tuan rumah datang mempersilakan masuk. Sikap tersebut mencerminkan akhlak seorang muslim yang menghargai privasi, menjaga kesopanan, serta mengikuti tuntunan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ustadz Santoso berharap masyarakat dapat membiasakan adab bertamu sesuai ajaran Islam sehingga silaturahmi dapat terjalin dengan baik tanpa mengurangi rasa hormat terhadap hak dan kenyamanan orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....