Ustadz Santoso: Segera Beramal Baik sebelum Datang Perubahan dan Musibah

  • 09 Sep 2026 07:06 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Umat Islam dianjurkan untuk tidak menunda-nunda dalam melakukan amal kebaikan. Sebab, kesempatan untuk berbuat baik tidak selalu datang dalam kondisi yang sama. Perubahan usia, kondisi kesehatan, maupun berbagai keadaan dalam kehidupan dapat terjadi sewaktu-waktu.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Santoso, S.Ag., M.M. Menurutnya, Rasulullah SAW mengingatkan umat Islam agar segera melakukan amal kebaikan sebelum datang berbagai kondisi yang dapat menghalangi seseorang untuk beramal.

“Badiru bil amali fatanan. Segeralah kalian untuk beramal sebelum datangnya musibah,” ujar Ustadz Santoso.

Ia menjelaskan, musibah atau perubahan kondisi tersebut dapat terjadi pada diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan di sekitarnya. Karena itu, selama masih diberikan kesempatan, kemampuan, kesehatan, dan waktu, seseorang hendaknya memanfaatkannya untuk melakukan berbagai kebaikan.

Ustadz Santoso menegaskan bahwa kehidupan manusia selalu mengalami proses perubahan. Tidak ada kenikmatan duniawi yang selamanya berada dalam kondisi yang sama.

“Sebabnya segala sesuatu ini ada proses perubahan. Jadi tidak ada yang namanya sesuatu itu akan kekal abadi kita miliki dan kita dapati,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu perubahan yang pasti dialami manusia adalah bertambahnya usia. Seiring bertambahnya umur, kondisi fisik dan berbagai kemampuan manusia juga dapat mengalami perubahan.

Ia kemudian mengingatkan firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, “Wa man nu'ammirhu nunakkishu fil khalq,” yang secara umum menjelaskan bahwa seseorang yang dipanjangkan usianya akan mengalami perubahan dan penurunan kondisi fisik.

Ustadz Santoso memberikan gambaran bahwa kemampuan fisik seseorang ketika masih muda tentu berbeda dengan ketika usia semakin bertambah.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar manusia tidak menunggu usia tua, kondisi sulit, atau datangnya suatu musibah untuk mulai berbuat baik. Selama masih memiliki kesempatan dan kemampuan, amal kebaikan sebaiknya segera dilakukan.

Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, kebiasaan bersegera dalam melakukan kebaikan juga dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Dengan demikian, setiap kesempatan yang dimiliki dalam kehidupan dapat dimanfaatkan untuk meninggalkan jejak kebaikan yang bermanfaat bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....