Mitos atau Fakta? Pisang ternyata Aman untuk Penderita Asam Urat

  • 24 Jul 2026 15:53 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pisang merupakan salah satu buah yang kaya akan karbohidrat, serat, vitamin B6, vitamin C, serta kalium yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Meski demikian, masih banyak penderita asam urat yang ragu mengonsumsinya karena khawatir dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah.

Berdasarkan bukti ilmiah, kekhawatiran tersebut tidak sepenuhnya benar. Pisang termasuk buah dengan kandungan purin rendah sehingga aman dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Menurut tinjauan yang dipublikasikan dalam Nutrients (2020), pola makan yang kaya buah dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin C, dikaitkan dengan kadar asam urat yang lebih rendah dan penurunan risiko serangan gout. Sementara itu, American College of Rheumatology Guideline for the Management of Gout (2020) menekankan bahwa pengelolaan asam urat lebih difokuskan pada pembatasan makanan tinggi purin, minuman berpemanis fruktosa, dan alkohol, bukan menghindari buah utuh seperti pisang.

Selain rendah purin, pisang mengandung berbagai zat gizi yang mendukung pengelolaan asam urat. Vitamin C membantu meningkatkan pembuangan asam urat melalui ginjal, sedangkan kalium berperan menjaga fungsi ginjal agar proses ekskresi berjalan optimal.

Kandungan seratnya juga membantu memperlambat penyerapan gula alami sehingga tidak menyebabkan lonjakan metabolisme seperti minuman manis. Sebuah meta-analisis dalam Archives of Internal Medicine (kini JAMA Internal Medicine) melaporkan bahwa peningkatan asupan vitamin C berhubungan dengan penurunan risiko terjadinya gout.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam BMJ menemukan bahwa konsumsi buah utuh tidak menunjukkan hubungan dengan peningkatan kadar asam urat, berbeda dengan konsumsi minuman tinggi fruktosa yang justru meningkatkan risiko gout.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi, dr. Siti Nurhaliza, Sp.PD-KR, menjelaskan, secara medis, pisang tergolong aman bagi penderita asam urat karena kandungan purinnya sangat rendah. Justru vitamin C dan kalium di dalamnya mendukung kerja ginjal membuang asam urat.

Namun tetap batasi 1–2 buah per hari, dan hindari jika ada gangguan ginjal berat." Senada dengan itu, Ahli Gizi Klinis Rina Oktaviani, M.Gizi, RD, mengatakan, fruktosa alami dalam pisang terikat dengan serat sehingga penyerapannya lebih lambat dan tidak memberikan efek seperti gula tambahan pada minuman manis. Pisang dapat menjadi camilan sehat pengganti makanan tinggi purin.

Pendapat tersebut sejalan dengan rekomendasi berbagai organisasi kesehatan yang menyarankan konsumsi buah utuh sebagai bagian dari pola makan sehat bagi penderita asam urat.

Meski aman, konsumsi pisang tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Penderita asam urat tanpa gangguan ginjal umumnya dapat mengonsumsi satu hingga dua buah pisang ukuran sedang setiap hari.

Namun, bagi penderita penyakit ginjal kronis, konsultasi dengan dokter diperlukan karena kandungan kalium yang tinggi dapat menjadi pertimbangan. Selain itu, pisang sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk buah utuh, bukan diolah menjadi gorengan, kue manis, atau minuman dengan tambahan gula.

Dengan menjaga pola makan seimbang, memperbanyak konsumsi air putih, dan membatasi makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, serta seafood tertentu, penderita asam urat tetap dapat menikmati manfaat pisang tanpa khawatir memicu kekambuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....