Lima Kebaikan Berlipat, Ustaz Amir Abdullah Ajak Umat Perbanyak Amal Saleh
- 14 Jul 2026 14:02 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun- Setiap muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat. Sejumlah amalan bahkan dijanjikan Allah SWT memiliki pahala yang berlipat ganda apabila dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah.
Ustaz Amir Abdullah, M.Pd. menyampaikan sedikitnya ada lima amalan yang dapat menjadi jalan meraih keberkahan dan kebaikan berlipat dari Allah SWT. Menurutnya, amalan pertama adalah membiasakan diri bersedekah, baik dalam jumlah sedikit maupun banyak.
Ia menegaskan bahwa Allah tidak menilai besar kecilnya nominal sedekah, melainkan keikhlasan hati orang yang memberi.
"Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Islam tidak meremehkan sedekah sekecil apa pun. Bahkan, sedekah yang dilakukan secara istiqamah akan menjadi amal yang sangat dicintai Allah. Salah satu yang banyak diamalkan para ulama adalah sedekah Subuh, yakni bersedekah pada waktu Subuh sebagai bentuk ikhtiar meraih keberkahan di awal hari," ujar Ustaz Amir, Selasa (14/7/2026).
Hal tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 261:
"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipatgandakan pahala bagi siapa yang Dia kehendaki."
Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda:
"Setiap pagi dua malaikat turun. Salah satunya berdoa, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak,' sedangkan yang lainnya berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.'" (HR. Bukhari dan Muslim).
Amalan kedua adalah menjaga silaturahim. Menurut Ustaz Amir, menjalin hubungan baik dengan keluarga, tetangga, sahabat, maupun masyarakat merupakan bentuk nyata menyebarkan kasih sayang Allah kepada sesama.
"Silaturahim bukan hanya mempererat hubungan antarmanusia, tetapi juga menjadi sebab dilapangkannya rezeki dan dipanjangkannya umur dalam makna penuh keberkahan. Ketika kita menjaga hubungan baik, maka rahmat Allah akan semakin dekat," jelasnya.
Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim." (HR. Bukhari dan Muslim).
Kebaikan berikutnya adalah senantiasa menjaga wudu. Ustaz Amir menjelaskan bahwa menjaga kesucian diri melalui wudu bukan hanya menjadi syarat sah salat, tetapi juga merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW:
"Tidaklah menjaga wudu secara terus-menerus kecuali seorang mukmin." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Selain itu, Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Maidah ayat 6 yang memerintahkan kaum muslimin untuk bersuci sebelum melaksanakan salat. Menurutnya, seseorang yang senantiasa menjaga wudu akan lebih mudah menjaga ibadah, lisan, dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan keempat adalah berbakti kepada kedua orang tua. Ustaz Amir menegaskan bahwa ridha Allah sangat bergantung pada ridha orang tua, sehingga setiap anak memiliki kewajiban untuk menghormati, menaati, dan berbuat baik kepada ayah maupun ibu selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra ayat 23:
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak."
Sementara Rasulullah SAW bersabda:
"Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua." (HR. Tirmidzi).
Menurut Ustaz Amir, berbakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika mereka masih hidup, tetapi juga setelah wafat dengan mendoakan, menyambung silaturahim kepada kerabatnya, dan melaksanakan wasiat yang baik.
Amalan kelima adalah istiqamah berjihad di jalan Allah. Ia menjelaskan bahwa makna jihad tidak hanya terbatas pada peperangan, tetapi mencakup seluruh upaya sungguh-sungguh dalam menaati Allah SWT, memperbaiki diri, menjaga ibadah, menebarkan kebaikan, menjaga hubungan baik dengan sesama, berbakti kepada orang tua, serta konsisten mempertahankan amal saleh.
"Jihad terbesar yang kita lakukan saat ini adalah melawan hawa nafsu, menjaga istiqamah dalam ibadah, terus memperbaiki akhlak, menjaga wudu, menyambung silaturahim, serta terus berbuat baik kepada kedua orang tua. Itulah bentuk perjuangan seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari," tutur Ustaz Amir.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ankabut ayat 69:
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik."
Ustaz Amir berharap umat Islam dapat menjadikan lima amalan tersebut sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, amal yang dilakukan secara ikhlas dan istiqamah akan menjadi investasi terbaik yang tidak hanya mendatangkan pahala berlipat, tetapi juga menghadirkan ketenangan, keberkahan hidup, serta menjadi bekal menuju kehidupan akhirat.
"Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua untuk senantiasa istiqamah dalam bersedekah, menjaga silaturahim, menjaga wudu, berbakti kepada kedua orang tua, dan berjihad di jalan-Nya melalui amal-amal terbaik yang kita lakukan setiap hari," tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....