Psikolog Ungkap Pentingnya Growth Mindset bagi Pelajar

  • 30 Jun 2026 13:00 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Memiliki kemampuan akademik yang baik tidak selalu menjadi penentu keberhasilan seorang pelajar. Menurut psikolog, pola pikir atau growth mindset justru menjadi salah satu faktor penting yang membantu pelajar terus berkembang, mampu menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

Psikolog, Andi Cahyadi, menjelaskan bahwa growth mindset merupakan keyakinan bahwa kemampuan seseorang dapat berkembang melalui proses belajar, latihan, dan pengalaman. Dengan pola pikir tersebut, pelajar akan lebih melihat kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar, bukan sebagai tanda bahwa dirinya tidak mampu.

“Pelajar yang memiliki growth mindset percaya bahwa kemampuan bukan sesuatu yang tetap. Mereka memahami bahwa setiap orang bisa berkembang jika mau terus belajar dan berusaha,” ujarnya pada Minggu 28 Juni 2026.

Menurut Andi, pola pikir ini penting ditanamkan sejak usia sekolah karena dapat membentuk karakter yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan akademik maupun nonakademik.

“Ketika mendapat nilai yang kurang baik, pelajar dengan growth mindset cenderung bertanya, ‘Apa yang bisa saya perbaiki?’ bukan langsung menyimpulkan bahwa dirinya tidak pintar,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu tantangan yang dihadapi pelajar saat ini adalah kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain, terutama melalui media sosial. Kondisi tersebut dapat membuat pelajar lebih fokus pada hasil daripada proses belajar.

“Jika terlalu sering membandingkan diri, pelajar akan mudah kehilangan motivasi karena merasa tertinggal. Padahal, setiap orang memiliki proses belajar yang berbeda,” tambah Andi.

Menurutnya, penerapan growth mindset juga dapat meningkatkan motivasi belajar, rasa percaya diri, serta kemampuan menyelesaikan masalah. Pelajar menjadi lebih berani mencoba hal baru dan tidak takut melakukan kesalahan.

Untuk membangun pola pikir tersebut, Andi menyarankan agar pelajar mulai menghargai proses belajar, menetapkan target yang realistis, serta melihat kegagalan sebagai bagian dari perjalanan menuju keberhasilan.

Selain itu, ia mengajak orang tua dan guru untuk memberikan apresiasi terhadap usaha yang dilakukan anak, bukan hanya hasil akhirnya. Dengan demikian, pelajar akan lebih termotivasi untuk terus berkembang tanpa merasa terbebani oleh tuntutan menjadi sempurna.

“Ketika yang dihargai adalah prosesnya, anak akan belajar bahwa usaha memiliki nilai yang sama pentingnya dengan hasil,” katanya.

Andi menegaskan bahwa keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi.

“Growth mindset mengajarkan pelajar bahwa setiap tantangan adalah kesempatan untuk berkembang. Dengan pola pikir seperti ini, mereka akan lebih siap menghadapi perubahan dan membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....