Meneladani Nabi Ibrahim, Orang Tua Diajak Membentuk Anak Saleh di Bulan Zulhijah

  • 06 Jun 2026 13:33 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Bulan Zulhijah tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan amal saleh, tetapi juga waktu yang tepat bagi para orang tua untuk memperkuat wawasan dalam mendidik anak. Hal tersebut disampaikan Ustadz Amir Abdullah, M.Pd., dalam kajian bertema pendidikan anak yang meneladani keluarga Nabi Ibrahim AS.

Menurutnya, Zulhijah merupakan salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan karena pahala yang diberikan Allah dilipatgandakan.

“Bulan ini merupakan salah satu bulan yang hurum, yakni dimuliakan dan diagungkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kita dianjurkan untuk memperbanyak kebaikan dan ibadah karena amal yang dilakukan pada bulan haram akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah,” ujarnya saat mengisi program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Madiun, kemarin.

Ia menjelaskan, Zulhijah identik dengan perayaan Idul Adha yang tidak lepas dari keteladanan Nabi Ibrahim AS. Sosok Nabi Ibrahim dikenal sebagai ayah yang berhasil mendidik putra-putranya, Nabi Ismail AS dan Nabi Ishaq AS, sehingga menjadi generasi pilihan yang mendapatkan karunia besar dari Allah SWT.

“Sebagai seorang bapak, Nabi Ibrahim memiliki peran penting dalam mendidik dan membimbing kedua putranya hingga Allah memberikan karunia yang sangat besar kepada mereka dan keturunannya,” katanya.

Ustadz Amir menilai kisah Nabi Ibrahim dapat menjadi inspirasi bagi para orang tua dalam menentukan arah pendidikan anak. Menurutnya, setiap orang tua perlu memiliki gambaran yang jelas tentang karakter dan tujuan yang ingin dibentuk pada diri anak-anak mereka.

“Kita perlu memiliki gambaran terkait anak-anak kita. Anak kita mau dididik jadi apa, mau dibimbing dan disekolahkan agar menjadi apa. Ini menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selain memperbanyak ibadah selama Zulhijah, orang tua juga perlu meningkatkan pengetahuan mengenai pola asuh dan pendidikan anak agar mampu melahirkan generasi saleh yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan keluarga. Dalam kajiannya, Ustadz Amir juga mengingatkan pentingnya doa sebagai ikhtiar spiritual dalam mendidik anak. Salah satu doa yang dianjurkan adalah doa Nabi Ibrahim AS yang termaktub dalam Al-Qur'an.

“Sebagai orang tua, kita memohon kepada Allah agar diri kita dan keturunan kita dijadikan pribadi-pribadi yang senantiasa menjaga dan menegakkan salat,” jelasnya.

Doa yang dimaksud adalah permohonan Nabi Ibrahim AS, ‘Rabbi ij‘alni muqimas shalah wa min dzurriyati’, yang berarti memohon kepada Allah agar dirinya dan keturunannya menjadi hamba-hamba yang istiqamah dalam mendirikan salat.

Melalui keteladanan Nabi Ibrahim dan doa yang terus dipanjatkan, Ustadz Amir berharap para orang tua dapat membangun generasi yang saleh, berakhlak mulia, serta memiliki komitmen kuat dalam menjalankan ajaran agama sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....