Keajaiban Sopan Santun dalam Membentuk Harmoni Kehidupan
- 12 Apr 2026 09:07 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Sopan santun bukan sekadar etika sosial, melainkan cerminan akhlak mulia yang memiliki kekuatan luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Santoso, S.Ag., M.M. dalam sebuah kajian yang menekankan pentingnya kesantunan sebagai bagian dari ajaran Islam.
Menurut Ustadz Santoso, sopan santun erat kaitannya dengan pembentukan akhlakul karimah. Ia mengingatkan bahwa diutusnya Nabi Muhammad SAW tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah, “Innama bu’itstu liutammima makarimal akhlak”, yang menegaskan misi utama beliau dalam membangun peradaban berakhlak mulia.
Ustadz Santoso juga menyoroti keteladanan Rasulullah SAW sebagai sosok yang menjunjung tinggi kesantunan dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan, Allah SWT memuji akhlak Nabi dalam Al-Qur’an dengan firman-Nya, “Wa innaka la’ala khuluqin ‘azhim”, yang berarti bahwa Nabi Muhammad memiliki akhlak yang agung.
“Rasulullah tidak pernah menyebut para pengikutnya sebagai murid, melainkan sebagai sahabat dan keluarga. Ini menunjukkan betapa tingginya nilai kesantunan beliau dalam memuliakan orang lain,” ujar Ustadz Santoso.
Lebih lanjut, Ustadz Santoso menjelaskan bahwa kesantunan Rasulullah mampu meluluhkan hati bahkan musuh-musuhnya, hingga akhirnya banyak yang beriman dan mengikuti ajaran Islam. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata bahwa sopan santun memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan besar.
Dalam kehidupan sehari-hari, sopan santun juga berperan penting dalam menciptakan suasana harmonis. Baik dalam lingkungan kerja, pertemanan, hingga di jalan raya, sikap santun mampu mengurangi konflik dan menciptakan kenyamanan bersama. “Misalnya dalam berkendara, jika setiap orang mengedepankan sopan santun, memberi jalan kepada sesama, maka potensi kecelakaan bisa diminimalkan,” jelasnya.
Selain itu, kesantunan juga dinilai mampu membangun rasa saling menghormati. Ketika seseorang bersikap santun kepada orang lain, maka penghormatan yang sama bahkan lebih besar akan kembali kepadanya.
Tak hanya itu, Ustadz Santoso menegaskan bahwa sopan santun juga menjadi kunci dalam mempermudah berbagai urusan. “Jika kita bersikap santun, maka sebagian besar urusan kita sudah terbantu. Tinggal bagaimana kita melanjutkan komunikasi dengan baik,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Ustadz Santoso mengajak masyarakat untuk senantiasa menumbuhkan sikap sopan santun, baik kepada orang terdekat maupun orang yang tidak dikenal. Hal ini tidak hanya membawa kebaikan dalam kehidupan sosial, tetapi juga menjadi salah satu jalan untuk meraih syafaat Rasulullah SAW. Dengan demikian, sopan santun bukan hanya nilai moral, tetapi juga kunci terciptanya kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....