KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Petugas Telah Bertindak Sesuai SOP
- 12 Feb 2026 17:55 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - KAI Daop 7 Madiun menyampaikan tanggapan resmi atas peristiwa tertempernya seseorang oleh KA 251B (Jayakarta) di perlintasan sebidang JPL 121 Km 151+1/9 petak jalan Caruban–Babadan, Kamis, 12 Februari 2026.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyebut, seluruh petugas yang terlibat telah melaksanakan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
.webp)
“Masinis KA Jayakarta yang saat itu akan melintas telah membunyikan Semboyan 35 dengan suara panjang sebagai bentuk peringatan agar yang bersangkutan segera menjauh dari jalur rel. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan,” ujarnya.
.webp)
Sementara itu, petugas JPL dari Dinas Perhubungan juga telah menutup perlintasan dan melaksanakan Semboyan 1, yakni berdiri di depan pos penjaga perlintasan menghadap ke arah datangnya kereta api sebagai bagian dari prosedur pengamanan perjalanan KA.

Saat masinis membunyikan Semboyan 35 dengan suara panjang, petugas penjaga perlintasan menoleh ke arah kanan dan melihat orang tersebut berjalan menuju tengah jalur rel tepat di lintasan yang akan dilalui KA. Dengan jarak kereta yang diperkirakan sekitar 100 meter dari lokasi, secara teknis sudah tidak terdapat ruang dan waktu yang cukup untuk mencegah terjadinya peristiwa tersebut.
“Kami memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dijalankan. Dalam jarak tersebut, kereta api tidak dimungkinkan untuk berhenti seketika karena memerlukan jarak pengereman yang cukup panjang,” tegasnya.
KAI Daop 7 Madiun menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum atas kejadian ini. Peristiwa tersebut menjadi keprihatinan bersama dan diharapkan tidak terulang kembali.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap keselamatan di sekitar jalur rel. Apabila terdapat anggota keluarga atau lingkungan sekitar yang mengalami tekanan psikologis, segera arahkan untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan profesional melalui fasilitas layanan kesehatan terdekat,” kata Tohari, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....