Politeknik Negeri Madiun Gelar Expo Kewirausahaan 2025
- 03 Jun 2025 15:00 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Politeknik Negeri Madiun (PNM) kembali menggelar acara tahunan Expo Kewirausahaan 2025 pada Rabu, 28 Mei 2025. Mengusung tema "From Campus to Commerce", kegiatan ini menegaskan peran kampus sebagai inkubator ide dan laboratorium bagi mahasiswa untuk bereksplorasi dan siap bersaing di dunia luar.
Ketua pelaksana kegiatan, Ibnu Oktaviano, menyampaikan bahwa tema tersebut tidak sekadar slogan, melainkan sebuah tonggak penting dalam mendorong transformasi pemikiran mahasiswa, bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat berproses dan membangun pondasi bisnis sejak dini.
“Tujuan kegiatan expo ini, agar mahasiswa terbuka kreatifitasnya dan bisa bersaing dengan perusahaan yang lain, serta untuk mengurangi angka pengangguran “, jelas Ibnu.
Tahun ini, Expo Kewirausahaan diikuti oleh lima program studi: Teknik Listrik, Teknik Komputer Kontrol, Teknologi Informasi, Teknik Perkeretaapian, dan Teknik Rekayasa Otomotif. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan minat dan antusiasme mahasiswa yang semakin tinggi terhadap dunia bisnis.
Beragam produk dan jasa dipamerkan, mulai dari kuliner, minuman, pakaian thrift, hingga jasa penyewaan lighting, panggung, dan sound system. Selain itu, Expo juga dimeriahkan oleh pertunjukan live music modern dan atraksi tradisional dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) ) sebagai bentuk pelestarian budaya tradisional.
Dosen mata kuliah kewirausahaan, Andhika Putra Widyadharma, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang jualan semata, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan mental pebisnis sejati. Mahasiswa telah dibekali selama kuliah, bagaimana merubah mindset bisnis, dengan pemahaman bahwa bisnis tidak hanya tentang keuntungan, tetapi juga solusi bagi permasalahan pelanggan.
“Mereka harus mampu melewati tiga tahap dalam berbisnis: start-up, grow-up, dan scale-up. Ini bukan sekadar jargon, tapi harus dijalani dengan serius. Harapannya, bisnis yang dirintis di expo ini benar-benar bisa terus berlanjut hingga setelah mereka lulus,” jelas Andhika.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman tentang psikologi uang, yang menjadi pondasi utama dalam membangun bisnis berkelanjutan.
“Dibalik banyaknya isu dan kelemahannya, Gen Z punya keunggulan luar biasa, walau sering dinilai hanya mencari kesenangan. Tapi justru itu kekuatan mereka: bisnis yang dibangun bukan hanya untuk uang, tapi juga untuk kebahagiaan dan kebermanfaatan”.

Menariknya, kegiatan ini diselenggarakan tanpa dukungan dana dari kampus, dan hanya dengan persiapan kurang dari dua minggu. Meski demikian, Expo 2025 ini berhasil digelar lebih meriah dari tahun sebelumnya, membuktikan semangat luar biasa dari mahasiswa Fakultas Teknik PNM. Beberapa alumni turut hadir dan mengapresiasi peningkatan kualitas dan antusiasme peserta.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada lingkup internal kampus saja. “Kami ingin ke depannya expo ini bisa menarik pihak luar, agar lebih banyak sponsor bersedia mendukung. Kalau hanya internal, daya jangkau dan dampaknya terbatas,” tutur Andhika .
Dengan semangat “From Campus to Commerce”, Politeknik Negeri Madiun membuktikan bahwa mahasiswa mampu membangun jembatan dari ruang kelas menuju dunia bisnis yang nyata. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi wadah tumbuhnya generasi muda yang kreatif, solutif, dan berdaya saing tinggi. (AKP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....