Mengenal Perubahan Perilaku Anak Adiksi Narkoba, Orang Tua Harus Lebih Kritis
- 31 Jul 2026 13:47 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Keluarga memiliki peranan penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Orang tua dianjurkan untuk memiliki pemahaman terhadap karakteristik maupun tahapan ketika ada anggota keluarga yang menunjukkan perubahan perilaku akibat penyalahgunaan narkotika.
Melalui Program Sanksi, di RRI Madiun, Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Nganjuk, Dida Prayojana Mahardika, S.T., menjelaskan tahapan pecandu, dimana perilaku- perilaku yang mencerminkan adanya indikasi penggunaan narkoba. menegaskan bahwa pemahaman mengenai tahapan kecanduan dinilai menjadi kunci utama agar penanganan medis maupun psikologis dapat dilakukan sebelum kondisi fisik korban memburuk secara drastis. Perwakilan BNN menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkotika umumnya terbagi menjadi tiga tahapan utama. “Berbicara tentang tanda-tanda berarti kita berbicara tentang perilaku pecandu juga, artinya candu itu biasa kita golongkan menjadi tiga,” ungkap Dida.
Pada tahap awal atau coba pakai, gejala klinis maupun perubahan fisik hampir tidak terlihat sama sekali. Selain itu, pengguna pada fase awal bahkan masih mampu beraktivitas normal sehingga sulit dideteksi oleh lingkungan sekitarnya tanpa adanya kewaspadaan khusus. “Jadi untuk yang pertama coba pakai, ciri-cirinya hampir tidak ada dan seperti orang normal pada umumnya,” tegas Dida.
Selanjutnya, untuk tahap kedua yakni teratur pakai. Pada tahap ini berarti pemakaian bisa dilakukan sebulan sudah lebih dari 10 kali, sedangkan ciri-cirinya secara fisik juga belum bisa terlihat, namun umumnya tampak pada pola perilakunya. "Tahap yang kedua, biasanya terlihat pada perubahan pola perilaku harian dari pengguna. Umumnya individu akan cenderung menjadi jauh lebih tertutup dari biasanya atau lebih introvert, nah apabila masih ditingkat usia sekolah, hal ini juga bisa dilihat dari perilaku penggunaan uang jajan sehari-hari yang berlebih secara mendadak," ungkapnya.
BNN mengingatkan bahwa perubahan perilaku pada anak terutama harus menjadi perhatian serius para orang tua. Selain itu, orang tua dianjurkan untuk bertindak lebih kritis menyikapan perubahan pola perilaku secara bijak tanpa memicu resistensi atau menyinggung perasaan sang anak.
Sementara itu, pada tahap akhir atau 'pecandu', tubuh korban sudah mengalami ketergantungan fisik secara mutlak terhadap zat adiktif. Gejala fisik berat seperti kantung mata menghitam, kerusakan gigi, hingga penurunan berat badan secara drastis akan terlihat nyata, namun hal ini tergantung pada daya tahan tubuh dan jenis zat yang dikonsumsi.
Dida menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan ikatan emosional dan komunikasi terbuka didalam keluarga. “Ikatan emosional terlebih antara orang tua dan anak merupakan benteng pertahanan paling fundamental. Orang tua diharapkan tidak menganggap remeh
ruang dialog maupun diskusi agar anak-anak merasa aman dan terhindar dari pengaruh lingkungan negatif. Selain itu juga, masyarakat dihimbau untuk melakukan pelaporan jika terdapat indikasi adanya tempat atau oknum yang melakukan penyalahgunaan narkotika.
Pelapor akan dilindungi terkait identitasnya, dan pelaporan juga bisa dilakukan kepada BNN langsung atau pihak- pihak terkait mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan, untuk nantinya dilaporkan lebih lanjut baik ke pihak kepolisian dan atau BNN. Selain juga nantinya akan dilakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum adanya tindakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....