Fenomena Sekolah Favorit Tak Terbendung, Orang Tua Ingin Pendidikan Terbaik
- 09 Mei 2026 07:44 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Fenomena sekolah favorit yang selalu menjadi incaran masyarakat setiap tahun ajaran baru dinilai sebagai sesuatu yang wajar dalam dunia pendidikan. Akademisi UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Dr. Bukhari.M.H.CM , menyebut, pilihan orang tua terhadap sekolah tertentu didasarkan pada berbagai pertimbangan yang dianggap mampu menjamin masa depan anak.
Menurutnya, masyarakat saat ini semakin selektif dalam menentukan sekolah bagi putra-putrinya. Orang tua tidak hanya melihat jarak atau fasilitas, tetapi juga reputasi sekolah yang telah terbentuk selama bertahun-tahun.
“Artinya mereka bisa memilih mana sekolah yang baik, yang favorit, mana yang kurang. Orang tua melihat bagaimana reputasi sekolah tersebut, bagaimana historinya, serta bagaimana lulusan-lulusannya setelah menyelesaikan pendidikan,” ujarnya. Sabtu 9 Meu 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan alumni menjadi salah satu indikator penting yang diperhatikan masyarakat. Sekolah yang banyak melahirkan siswa berprestasi dan berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi ternama biasanya memiliki daya tarik lebih besar.
Selain prestasi akademik, pembinaan karakter siswa juga menjadi perhatian utama para orang tua. Sekolah dinilai tidak hanya bertugas mencerdaskan siswa secara intelektual, tetapi juga membentuk sikap, moral, dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Lulusannya tidak banyak membuat onar di lingkungan masyarakat. Itu menjadi salah satu indikator keberhasilan sekolah dalam membina karakter anak,” katanya.
Menurut Dr. Bukhari, seluruh orang tua pada dasarnya menginginkan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Mereka berharap anak mampu berkembang secara akademik sekaligus memiliki etika dan kedisiplinan yang baik.
Karena itu, sekolah favorit kerap dianggap sebagai tempat yang mampu memberikan keseimbangan antara kualitas pendidikan dan pembentukan karakter siswa. Faktor kedisiplinan, budaya sekolah, hingga kualitas tenaga pengajar menjadi penilaian tersendiri bagi masyarakat.
Ia juga menilai persaingan masuk sekolah favorit merupakan bentuk tingginya harapan masyarakat terhadap mutu pendidikan. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh sekolah tetap mendapatkan perhatian yang sama dalam peningkatan kualitas pendidikan.
pemerintah perlu terus melakukan pemerataan mutu pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan terlalu jauh antara sekolah favorit dan sekolah lainnya. Dengan begitu, seluruh siswa memiliki kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas di mana pun mereka bersekolah.
Dr. Bukhari berharap setiap sekolah mampu membangun kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas pembelajaran, pembinaan karakter, serta prestasi siswa. Ia menilai keberhasilan sekolah tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan mencetak generasi yang berintegritas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....