Tidur Sehabis Sahur? Simak Penjelasan dan Tips Aman

  • 24 Feb 2026 23:22 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID,Lhokseumawe - Tidur langsung setelah sahur tidak dianjurkan karena dapat memicu GERD (asam lambung naik), sembelit, peningkatan berat badan, hingga risiko stroke.

Tidur setelah makan menghambat pencernaan dan mengganggu metabolisme. Disarankan memberi jeda minimal 2-3 jam setelah sahur untuk beraktivitas ringan sebelum tidur kembali.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut dampak dan saran terkait tidur setelah sahur:

Bahaya Tidur Langsung Setelah Sahur:

GERD (Asam Lambung Naik):

Posisi berbaring membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan dada terasa panas (heartburn).

Gangguan Pencernaan & Sembelit:

Lambung membutuhkan waktu untuk memproses makanan, jika berbaring, pengosongan lambung melambat.

Peningkatan Berat Badan:

Kalori yang tidak terbakar akan disimpan sebagai lemak, bukan diubah menjadi energi.

Sakit Tenggorokan & Risiko Kardiovaskular:

Refluks asam lambung dapat menyebabkan sakit tenggorokan, dan peningkatan tekanan darah saat tidur setelah makan berisiko memicu serangan jantung atau stroke.

Tubuh Lemas:

Tidur terlalu lama atau tidur setelah makan justru membuat tubuh terasa kurang bugar.

Tips Aman Tidur Setelah Sahur:

Beri Jeda 2-3 Jam:

Hindari langsung berbaring atau tidur setelah makan sahur. Gunakan waktu untuk salat Subuh, mengaji, atau berdzikir.

Hindari Makan Berlebihan:

Porsi sahur yang pas mencegah beban berlebih pada lambung.

Posisi Tidur:

Jika sangat mengantuk, usahakan posisi kepala lebih tinggi (menggunakan bantal tambahan) untuk mencegah asam lambung naik.

Pilih Menu Sehat:

Hindari makanan terlalu berlemak, pedas, atau asam saat sahur yang memicu asam lambung.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....